Perkembangan Bayi 3 Bulan Dalam Kandungan Yang Harus Anda Tau

Pada saat janin berusia 3 bulan ibu hamil mulai memperhatikan mengenai kehamilannya. Embrio pada rahim sekarang sudah berkembang menjadi janin. Bentuk dari sudah menyerupai manusia dan tidak hanya dengan bentuk embrio saja. Embrio sudah berubah menjadi calon janin waktu usia kehamilan telahmemasuki usia 10 minggu. Pada saat usia 12 minggu atau saat tiga bulan embrio sudah berubah jadi janin. Dalam minggu ini jika jenis kelaminnya laki-laki, maka sudah dapat jelas dipastikan. Sedangkan jenis kelamin perempuan masih terkadang meragukan. Mulut serta hidung dari janin telah nampak dengan jelas.

Tungkai serta lengan sudah mulai tumbuh. Janin sudah dapat membuka sert menutup mulutnya. Kemudian ia mulai berlajar melakukan gerakan menelan dan juga menghisap. Aktivitas dari menelan untuk janin, rata-rata 25 kali banyaknya dalam satu jam. Tangan dari janin pun sudah mulai bergerak bebas. Berarti, sudah tidak lagi bergantung pada gerakan tubuh. Bentuk kuku di setiap jari tangan serta kakinya muncul dalam minggu ini. Di usia janin punya panjang sampai dengan 39 mm dengan berat kurang lebih 20 gram. Dalam perkembangan janin minggu ini perut serta rongga dada telah terpisah. Kemudian otot mata serta bibir atas juga terbentuk. Pembentukan kulit beserta fungsinya berkembang menuju tahap penyempurnaan.

Pergerakan Janin 3 Bulan

Ibu yang mengandung 3 bulan sudah dapat merasakan pergerakan janin di dalam kandungannya. Walau masih terasa samar, akan tetapi pergerakan janin terasa pada rahimnya. Pergerakan janin tersebut tidak beraturan seperti halnya janin yang berumur lima bulan ke atas. Akan tetapi ibu hamil yang mempunyai kulit tipis pada umumnya dapat merasakan pergerakan dari janinnya itu. Tugas dari ibu hamil yaitu selalu menjaga kesehatan janin yang berada dalam kandungannya. Janin yang usianya tiga bulan mudah untuk mengalami keguguran. Oleh karena itulah ibu hamil harus tetap menjaga kesehatan dari janin yang terdapat di dalam kandungannya. Anda harus tau penyebab janin tidak berkembang agar anda bisa menghindarinya dan janin anda tetap sehat dan berkembang normal.

Perkembangan Anak 3 Bulan Dalam Kandungan

Ibu hamil wajib tau perkembangan janin yang berada di dalam kandungannya. Apakah perkembangan janin telah normal sesuai dengan perkembangannya ataupun masih kurang. Sewaktu usia kehamilan masuk 3 bulan, janin sudah punya wajah yang sudah terdapat mata, mulut, hidung dan juga organ yang lainnya. Janin punya 32 macam bakal gigi dengan cara permanen. Janin punya jari-jari kecil yang telah dilengkapi dengan kuku-kuku yang kecil. Kuku kecil itu terdapat di jari tangan atau di jari kaki.

Alat kelamin sudah terbentuk pada saat usia memasuki 2 bulan. Waktu usianya masuk 3 bulan organ intim belum dapat berkembang dengan sempurna. Jadi janin belum dapat tampak jenis kelaminnya. Tulang untuk bayi telah terbentuk dengan sempurna. Otot di janin pun juga telah terbentuk. Janin dapat bergerak disebabkan beberapa syaraf serta otak janin mulai bisa difungsikan. Pergerakan janin dapat dirasakan walau gerakannya masih begitu lembut sekali. Janin yang ada di rahim sudah mulai belajar menghisap, menelan. Dan janin sudah mulai dapat melakukan buang air kecil. Perkembangan anak 3 bulan dalam kandungan sudah mencapai 3,5 inci. Janin mulai dapat menggeliat bahkan juga dapat menguap.

Perkembangan Janin Minggu ke-10

Di minggu yang ke 10 ini jenis kelamin perempuan bisa terlihat jelas. Diafragma memisahkan antara jantung serta paru-paru dari perut. Otot leher juga telah terbentuk. Otak bisa berkembang cepat pada bulan terakhir ini. Jadi, proporsi kepala lebih besar dibandingkan tubuh. Sistem otot dan juga saraf telah berada pada tingkat kematangan. Dan juga sudah mampu dalam mengirim serta menerima pesan dari otak.

Perkembangan Anak 18 Bulan dan Kebutuhan Nutrisi

Syarat utama saat menilai kesehatan seorang anak yaitu proses perkembangan serta pertumbuhan anak itu. Tumbuh kembang bayi 18 bulan yaitu masa di waktu anak anda terkesan sangat lucu. Amatilah, anak anda sudah jadi pengikut Anda pada setiap saat sekarang. Dia akan mengikuti Anda ke mana saja, saat ini ia juga telah dapat membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Akan tetapi, ia sekarang juga lebih kurang bersabar,jika jauh dari Anda dalam waktu yang terlalu lama. Di masa seperti ini, kesabaran dan juga ketelatenan Anda dalam mengasuh anak sedang diuji.

Bayi usia 18 bulan biasanya memiliki berat badan dari 9 sampai dengan 12 kg. Lalu untuk tinggi tubuhnya dapat mencapai sekitar 76 hingga 84 cm. Pastinya semua bayi memiliki laju perkembangan sendiri-sendiri. Namun anda tidak perlu cemas jika berat serta tinggi tubuh anak anda belum mencapai angka tersebut. Perkembangan anak 18 bulan tampak semakin spesifik jika dibandingkan pada waktu ia masih berumur 12 bulan. Anak anda sudah dapat berjalan tanpa harus berpegangan, bahkan bisa berlari. Dia telah dapat menaiki tangga bersama, menggunakan satu tangan memegangi tangan Anda. Mungkin dia sudah dapat merangkak mundur, ataupun bisa melompat.

Perkembangan Anak 18 Bulan

Secara motorik, perkembangan anak seharusnya mampu menciptakan menara yang terdiri dari 4 balok. Dan seharusnya bisa menulis dengan menmakai pensil. Walaupun masih dalam bentuk coretan vertikal ataupun horizontal. Bahkan kemampuan anak yang lainnya ditandai dengan menggunakan kemampuan saat memecahkan suatu masalah, saat menjangkau mainan yang berada jauh. Dan bisa memakai tongkat guna mengambil mainan.

Dalam perkembangan bicara serta bahasa anak usia 18 bulan. Seorang bayi mampu berbicara 10 sampai 15 kata. Kemampuan anak saat menggabungkan kata serta menyebutkan bagian tubuh anak yang jumlahnya lebih dari satu. Perkembangan berikutnya yangjuga begitu penting yaitu saat anak sudah bisa memahami lawan bicaranya. Pada saat memberikan perintah 2 rangkap, antara lain yaitu berikan bola serta memakai sepatu.

Kebutuhan Nutrisi Anak Pada Usia 18 Bulan

Saat memasuki usia 18 bulan, seorang anak sudah bisa makan makanan bertekstur padat sesuai dengan menu makan keluarga di rumah. Makanan bertekstur padat untuk diberikan pada anak masih harus didampingi dengan ASI. Memberikan ASI seharusnya dilanjutkan sampai dengan usia anak mencapai 2 tahun. Pemberian ASI dan juga makanan untuk perkembangan anaka 18 bulan sesuai dengan menu keluarga bisa membantu untuk melengkapi keperluan nutrisinya.

Dari usia dini sebaiknya anak diterapkan mengenai kemampuan belajar. Untuk makan besar yang sebanyak 3 kali bisa divariasikan dengan snack sebanyak 2 sampai dengan 3 kali. Pemberian snack untuk anak bisa divariasikan, seperti saat memberikan buah-buahan. Tak hanya itu saja, waktu makan pada anak harus bisa dibatasi. Seperti dengan 20-30 menit untuk makan lalu untuk makan snack waktunya sebanyak 10 sampai 20 menit. Meskipun begitu kesabaran menghadapi waktu makan anak akan lama dan juga anak akan cenderung lebih memilih makanan.

Sedangkan untuk makanan yang harus dihindari saat anak berusia 18 bulan yaitu makanan dengan susu yang rendah lemak. Selanjutnya minuman yang bersoda, makanan yang terlalu pedas dan asam, makanan yang punya kandungan gula yang tinggi apalagi dibuat dari pemanis buatan ataupun makanan yang mengandung banyak MSG. Makanan-makanan itu bisa menganggu kesehatan anak anda. Terkadang banyak dijumpai anak batita yang memiliki gigi yang rusak sebab terlalu banyak makan makanan yang terlalu manis seperti permen .

Perkembangan Anak 3 Bulan dan Perawatannya

Saat anak usia 3 bulan, bayi anda jadi lebih sadar dengan sekelilingnya. Sebaiknya telah mempunyai jadwal tidur, jadwal makan dan bermain yang lebih teratur. Jadi memungkinkan anda supaya bisa beristirahat lebih lama. Perkembangan anak 3 bulan harus diperhatikan. Merawat bayi yang usianya memasuki 3 bulan memang akan memberikan pengalaman yang khusus bagi para orang tua. Sesudah mulai belajar penyesuaian pada bulan pertama serta kedua, maka untuk bulan yang ketiga juga tak kalah menariknya. Fisik bayi yang sudah mulai besar dan juga semakin lucu. Akan tetapi beberapa orang tua juga khawatir saat ada tanda yang kurang normal pada anak. Dan keadaan ini bisa dikarenakan orang tua terlalu merasa cemas.

Pertumbuhan Fisik Bayi

Pada usia ini bayi sudah menjadi lebih kuat terutama di bagian otot leher serta kepala. Saat Anda membiarkan kepala bayi tegak dengan sendirinya, maka anak hanya butuh didukung dengna gerakan tangan dari jauh. Otot pada bagian atas bayi telah lebih kuat. Khususnya untuk tangan dan juga dada. Jadi saat Anda membuat bayi tengkurap maka anak sudah dapat mulai menahan berat badan pada perut. Sebagian bayi akan mulai memakai tangan guna mencoba bergerak. Otot pada bagian bawah bayi serta kaki juga lebih kuat. Jadi, bayi punya kemampuan yang begitu baik untuk menendang ataupun meluruskan kaki pada saat pada posisi tengkurap ataupun posisisi telentang. Langkah melakukan pijat bayi yang tepat dapat membantu perkembangan dari otot bayi.

Pertumbuhan Motorik Bayi

Perkembangan anak 3 bulan pada pada bagian kepala, tangan serta kaki telah berkembang dengan baik. Apabila Anda membuat bayi posisi duduk dengan memegang pada bawah ketiaknya. Maka, kepala bayi akan tampak begitu kuat. Bayi telah mempunyai sistem koordinasi yang baik. Jadi dapat mengamati perkembangan ini pada saat bayi diberikan mainan. Anak juga dapat meluruskan kaki dan bagian tangan dengan baik. Pada telapak tangan serta kaki sudah dapat menutup dengan cara bersamaan. Sistem motorik bayi telah memgalami perkembangan dengan sangat baik pada bagian mulut.

Bayi 3 bulan sudah begitu senang melakukan komunikasi dengan orang lain. Anak anda akan tersenyum dengan ramah saat disapa ataupun menangis pada saat merasa takut. Bayi juga sudah tidak begitu rewel sebab mereka mulai dapat berkomunikasi serta mengucapkan kata-kata vokal seperti halnya u dan a. Bibir bayi akan berusaha bergerak serta mengenali ekspresi wajah Anda apabila Anda mengajak berkomunikasi dengannya. Jika anak kerap rewel kemungkinan bayi akan merasa nyaman jika anda menggendong.

Perawatan Bayi Usia 3 Bulan

Di usia ini bayi memerlukan waktu istirahat dengan tidur yang cukup lama pada setiap sesi. Maka dari itu, sebaiknya, perhatikanlah nutrisi bayi yang penuh supaya mereka merasa lebih nyaman pada saat tidur. Apabila bayi terlalu sering menangis maka dapat menyebabkan berat badan semakin turun. Banyak para orang tua yang mulai memberikan makanan anak saat anak kerap menangis. Tetapi, hal ini kurang tepat. Sebab bayi masih memerlukan ASI ataupun susu formula menjadi asupan terbaik. Guna mengembangkan kemampuan sosial pada bayi, maka ajaklah bayi Anda lebih kerap keluar seperti halnya berjalan-jalan saat pagi hari. Di usia 3 bulan ini, bayi akan merasa gembira saat menjumpai dengan objek alam. Serta menjadi metode guna mengenalkan berbagai macam warna yang nyata.

Aabila bayi Anda kerap rewel maka Anda dapat memberikan hiburan untuk bayi dengan cara bermain mata atau dengan ci luk baaa. Anak Anda mungkin menjadi begitu sensitif serta mempunyai banyak keinginan. Pada saat bayi masuk dalam tahap ini maka cobalah untuk kerap memberikan kontak mata yang lebih hangat. Langkah ini dapat membantu bayi agar menjadi merasa lebih tenang.

Perkembangan Anak 11 Bulan Dalam Fisik dan Motoriknya

Perkembangan anak 11 bulan akan terus dinantikan oleh para orang tua sesudah menunggu selama 10 bulan. Para orang tua mulai membuat perbandingan antara kemampuan anak dengan lingkungan sosial. Berbagai pengaruh seperti halnya faktor kesehatan bayi sejak kecil dapat menjadikan bayi mengalami perkembangan lebih cepat ataupun lebih lambat. Anak sudah dapat bergerak dengan lebih baik ataupun mungkin bisa berjalan. Akan tetapi, beberapa anak baru berlatih berdiri dan menjadikan para orang tua merasa cemas. Bayi yang dilahirkan dengan normal atau dilahirkan dengan prematur bisa mengalami perkembangan yang sama.

Anak yang usia 11 bulan ini telah dapat berlatih guna keluar dari dirinya sendiri. Lalu pada umumnya mereka akan cenderung memerlukan teman untuk bermain serta belajar. Bayi dengan usia 11 bulan akan sering membaur dengan bayi yang lainnya. Bayi usia ini telah berlatih mengenai konsep berbagi. Yang dimaksudkan dengan konsep berbagi ini yaitu anak yang sedang bermain dengan temannya akan merasa asik bermain dengan mainan mereka. Apabila ada teman anak anda yang merasa hendak memainkan salah satu mainan dari anak anda. Maka anak anda telah belajar untuk membagikan mainan kepada bayi lainnya. Atau bisa meminjamkannya pada temannya itu.

Tips Untuk Perkembangan Anak 11 Bulan

Ada hal yang harus orang tua lakukan untuk perkembangan anak 11 bulan. Seorang ibu dianjurkan memanfaatkan waktu saat malam hari guna mulai memberikan cerita dari buku dongeng anak sebagai pengantar tidur. Orang tua melatih anaknya agar rajin membaca serta mengenal beberapa kata. Jadi bayi akan mudah dalam mengingat, berkonsentrasi serta mengungkapkan sebuah kalimat. Dianjurkan ibu mulai melarang bayi saat memasukkan sesuatu yang bukan termasuk makanan pada mulutnya. Sebab akan berdampak buruk untuk kesehatan perut serta kesehatan tubuh yang lainnya. Seorang Ibu harus benar benar bersabar dalam melatih serta mendampingi anak. Sebab, semua perkembangan anak itu memerlukan waktu.

Pertumbuhan Fisik Bayi

Bayi mempunyai kaki serta punggung yang semakin bertambah kuat. Bayi bisa duduk sempurna.  Dalam masa ini bayi Anda akan merasa senang berdiri. Kemudian duduk lagi dengan posisi yang langsung. Nah, disini mungkin anak anda sudah tidak memerlukan banyak bantuan guna merubah posisi dari berdiri ke posisi duduk. Anak Anda akan mempunyai lengan yang kuat. Sebab itu bayi mulai dapat mencengkeram baju ataupun bagian tubuh dari orang tua. Anak usia 11 bulan bisa merebut mainan ataupun benda lain yang sangat menarik menurut bayi. Bayi juga dapat menggerakkan jari tangan dengan baik. Pada saat memegang berbagai macam benda ringan seperti halnya cangkir ataupun plastik.

Anak Anda gemar menggerakkan tangan dan juga jarinya. Jadi mereka pada umumnya akan melempar bermacam benda yang dipegang di arah samping. Bayi sudah dapat memperoleh keseimbangan kaki serta lutut yang baik. Beberapa bayi sangatlah gemar untuk naik turun tangga. Sebab menurut mereka hal ini sangat menyenangkan. Awasilah supaya bayi tidak terjatuh pada saat mulai menaiki sebuah tangga. Dalam umur 11 bulan, anak sudah senang berjalan cepat guna mengejar mainan ataupun benda yang menurutnya menarik. Dalam masa ini para orang tua biasanya meletakkan bayi pada baby walker guna membantu berjalan.

Pertumbuhan Motorik Bayi

Di umur 11 bulan, bayi Anda punya naluri agar bergerak sendiri dan tidak begitu suka didampingi. Anak mulai mencari bermacam benda yang dapat dipegang ataupun menjadi tumpuan badan saat mulai berdiri. Beberapa anak bahkan telah dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang dewasa. Bayi sudah mempunyai keseimbangan yang baik. Jadi, mereka mulai bermain juga belajar berdiri dengan satu kaki. Anak Anda usia 11 bulan mulai bisa menggerakkan kaki ke atas. Lalu mereka mulai gemar untuk mencoba memanjat sofa ataupun perabot yang lainnya.

Menu Mpasi 7 Bulan Untuk Tumbuh Kembang Bayi

Saat bayi memasuki usia 7 bulan, Makanan Pendamping ASI (MPASI) sudah seharusnya diberikan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Dalam perkembangan saat usia 7 bulan, bayi anda telah bisa mengembangkan gerakan-gerakan yang ringan. Misalnya saja seperti mulai menggerakan badan untuk meraih benda-benda yang berda dekat disekitar bayi anda. Tak hanya itu saja, perubahan secara fisik juga ditandai dengan terdapatnya pertumbuhan gigi (walaupun tidak menutup kemungkinan jika bayi anda mengalami tumbuh gigi di usia lebih awal ataupun tertinggal). Perkembangan yang semakin pesat pada usia 7 bulan membuat anda jadi berhati-hati supaya tumbuh kembang bayi anda jadi tidak terganggu. Termasuk dengan cara menjauhkan benda-benda yang dinilai berbahaya yang ada di dekat bayi anda.

Hal yang tidak kalah penting yaitu pada saat usia 7 bulan bayi anda sudah memperoleh MPASI. Makanan bayi pendamping Asi yang benar akan memberikan nutrisi yang diperlukan sesuai dengan masa perkembangan  bayi anda. Nah, bagi anda yang masih kerepotan dalam memberikan makanan pendamping asi pada bayi 7 bulan sebab porsi makan yang dinilai terlalu sedikit kerap khawatir jika bayi mengalami kekurangan gizi. Sehingga terkadang memaksa menyuapi bayinya pada jumlah yang banyak. Sebenarnya, dengan perutnya yang kecil, umumnya anak usia dibawah satu tahun hanya memerlukan sekitar satu sendok makan penuh dalam satu waktu makan.

Menu Mpasi 7 Bulan

Memberikan MPASI buatan rumahan yang sehat masih berlanjut pada usia bayi yang menginjak usia 7 bulan. Pada usia bayi yang mulai menginjak 7 bulan berarti semakin banyak variasi yang dapat dirasakan oleh anak anda. Pemakaian telur, ayam dan juga pemakaian ikan sudah dapat anda dicoba. Anda juga akan semakin hapal dengan sesuatu yang bisa dan tidak bisa anak anda makan. Dan juga juga kebiasaan-kebiasaan lain yang mungkin dapat membantunya agar makan menjadi lebih lahap lagi. Dalam tahapan ini juga, tekstur serta kekentalan sedikit demi sedikit ditambahkan menjadi lebih padat dan kental terus menerus sampai anak terbiasa dengan makanan yang bertekstur padat. Berikut ini menu mpasi 7 bulan.

Bubur Alpukat, Pisang dan Mangga

Alpukat merupakan buah yang terdapat kandungan lemak alami tidak jenuh. Terdapat juga asam folat yang bermanfaat untuk pertumbuhan bayi. Dicampurkan dengan buah pisang yang memiliki kalori tinggi. Campuran alpukat serta pisang baik sekali untuk anda yang ingin menaikan berat badan pada bayi anda. Langkah membuatnya sangat mudah. Campuran buah alpukat serta pisang sebetulnya sudah cukup dalam membuat MPASI untuk 2 porsi. Selain itu tekstur buahnya juga mirip. Penambahan jenis buah yang rasanya tidak sama atau yang mirip memberikan inovasi baru untuk penerimaan rasa baru untuk bayinya. Ambillah kurang lebih sekitar 25 gram daging alpukat. Ambil pada bagian kuningnya saja. Lalu campurkanlah dengan satu buah pisang ambon berukuran kecil serta 25 gram daging buah mangga harum manis. Lembutkan dengna blender sampai benar-benar lembut. Segera sajikan untuk anak anda.

Apel dan Buah Pir

Buah Apel dan buah pir merupakan makanan pendamping asi yang baik. Sebab kedua buah itu mudah dicerna dan jarang menimbulkan alergi. Selain itu, tekstur apel serta pir lembut serta banyak mengandung air. Apel dan juga pir banyak terdapat kandungan pektin yang bisa memperlambat saat bayi Anda mengalami diare. Bagi anda yang tidak suka memakai gula garam serta penyedap tambahan untuk anak bayi anda, anda dapat menambahkan sedikit bumbu rempah-rempah yang dapat meningkatkan nafsu makan. Sebab aroma serta rasa dari rempah-rempah itu bisa menambah nafsu makan bayi. Misalnya pada resep ini memakai sedikit kayu manis untuk menambah rasa pada apel dan juga pir.

Cara membuatnya sangat mudah untuk anda praktekkan di rumah. Ambillah satu buah daging apel dan daging buah pir yang telah dikupas dan dibuang kulitnya. Potong dalam bentuk dadu. Selanjutnya kukus buah apel dan buah pir kurang lebih selama 15 menit ataupun hingga tekstur jadi empuk. Masukanlah buah apel, pir serta sejumput bubuk kayu manis. Kemudian hancurkanlah hingga menjadi lembut. Lalu sajikan.

 

 

 

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk Dengan Tanpa Bantuan

Dalam satu tahun yang pertama banyak perkembangan penting pada bayi. Perkembangan yang kerap dipertanyakan adalah sebenarnya umur berapa bayi bisa duduk. Ssudah berbulan-bulan keadaan berbaring, ada saatnya bayi merubah dengan posisi duduk. Hal ini sangat diharapkan oleh kedua orang tua, supaya bayinya bisa duduk sesuai dengan umurnya. Akan tetapi anda harus tau secara normal umur berapa bayi bisa duduk, baik itu duduk sendiri atau ditopang. Pada saat bayi berusia 3 atau 4 bulan, bayi mulai berusaha mengangkat-angkat bagian kepalanya. Ini adalah cara dia untuk melatih otot-otot leher untuk modal utama supaya mampu duduk.

Perkembangan bayi untuk bisa duduk didukung dengan kemampuan motorik kasar. Seperti halnya otot yang kuat pada bagian leher, bahu, perut, punggung, serta bagian pinggang. Selanjutnya kemampuan motorik halus seperti halnya menyentuh, menggenggam dan juga berekspolarasi akan mengkuti. Semakin sering bayi berlatih maka lama kelamaan akan mampu untuk duduk tegak walaupun dengan sedikit bantuan. Lama kelamaan bayi akan menemukan kenikmatan serta akan terus berusaha untuk melakukannya. Kemudian hari bayi bisa duduk sendiri dengan tegak tanpa harus dibantu.

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk Sendiri

Memang berbeda perkembangan dari bayi, namun sebagian besar bayi akan dapat duduk dengan bantuan (ditopang) dari usia 3 sampai 5 bulan. Pada waktu memasuki usia 6 bulan, mungkin bayi telah mengembangkan otot-otot leher. Dan tubuh bagian atas serta otot punggung untuk bisa duduk sendiri tanpa dibantu. Tetapi, untuk beberapa bayi, perkembangan untuk bisa duduk sendiri tanpa bantuan dapat mencapai usia 9 bulan. Khususnya jika bayi menghabiskan banyak waktu pada posisi berbaring pada tempat tidurnya tanpa harus dilatih duduk. Saat umur 7 bulan, bayi mungkin bisa masuk pada posisi duduk sendiri dengan mendorong naik dari perutnya. Namun sebagian besar bayi harus ditarik pada posisi duduk oleh orang tua hingga sekitar 11 bulan. Perhatikanlah perkembangan bayi usia 11 bulan ini.

Disaat usia 4 bulan, kemungkinan bayi akan bisa menahan kepalanya dengan stabil saat badan ditopang dalam posisi setengah berbaring. Namun, kepala masih belum begitu kuat untuk ditarik pada posisi duduk. Membantu bayi guna melatih otot-otot leher serta bahu supaya bisa menopang kepala begitu penting. Anda bisa menarik secara perlahan saat bayi terlentang pada posisi duduk dan sedikit topangan di kepala. Ketika bayi sudah dapat ditarik tanpa ditopang kepalanya. Dengan begitu bayi sudah siap untuk diajak duduk dengan bantuan, ditopang ataupun disandarkan di pangkuan.

Proses Perkembangan

Usaha yang dilakukan agar bisa duduk dimulai sejak bayi masih berusia empat bulan atau berusia lima bulan. Akan tetapi, bayi tidak dapat langsung melakukannya dengan seketika. Mereka akan mengawalinya dengan cara memiringkan badan terlebih dahulu. Dan selanjutnya belajar memakai lengan untuk menahan badannya. Kemudian pada saat bayi telah menginjak usia lima bulan atau usia enam bulan, otot punggungnya sudah bisa kuat bagi bayi untuk melanjutkan kemampuan duduk walaupun masih banyak dibantu dengan lengan. Namun, hanya saja pada saat usia ini, kemampuan duduk bayi belum bisa dikatakan stabil. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan dari otot punggung serta keseimbangan tubuh, maka kemampuan duduk seorang anak juga akan semakin stabil.

Guna mendukung perkembangan bayi dan kemampuan bayi bisa duduk dengan normal, orang tua bisa berperan dalam membantu. Dengan cara perlahan, angkatlah badannya pada saat bayi masih dalam posisi terlentang. Kemudian gerak-gerakan sampai badannya terangkat. Dan sampai posisi duduk selama beberapa waktu. Pakailah suara-suara yang menarik supaya bayi bisa tertarik dan latihan ini lebih menyenangkan.