Perkembangan Anak 3 Tahun Pertama dan Peran Orang Tua

Berkembang merupakan suatu proses yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Seriap manusia di dunia ini pasti pernah mengalaminya. Perkembangan dalam manusia itu sifatnya maju. Berarti tidak bisa untuk di putarbalikkan. Manusia awalnya tumbuh dari bayi, berkembang jadi kanak-kanak, remaja, dewasa, lansia, dan pada akhirnya akan meninggal. manusia akan mengalami perkembangan saat berada di dalam kandungan hingga sampai pada kematian. Salah satu dari aspek perkembangan yang terpenting pada manusia yaitu perkembangan anak 3 tahun pertama.

3 tahun pertama dalam kehidupan anak Kecil yaitu periode yang mana terjadi pertumbuhan serta perkembangan yang sangat pesat. Pada waktu si Kecil lahir, berat otaknya mungkin hanya sekitar 25% dari berat otak orang yang sudah dewasa. Namun, hingga sampai usia 3 tahun, otak seorang anak akan berkembang secara pesat serta akan memproduksi milyaran sel otak serta koneksi antara sel-sel otak, lewat sinapsis otak. Sel-sel otak itu memerlukan koneksi seperti jalan tol yg bisa menghubungkan antar sel otak. pada saat si Kecil belajar dari menerima stimulus, jalan tol itu terbentuk akan menjadi bertambah kuat saat kerap dilatih. Semakin bertambah banyak koneksi sel-sel otak yang diperlukan terjadi, maka akan semakin cepat juga proses belajar yang terjadi.

Lakukan Stimulasi untuk Mendukung Koneksi Sel Otaknya

Terdapat banyak cara yang dapat ibu lakukan guna membantu sel-sel otak anak terhubung dengan cepat. Kegiatan yang sederhana misalnya berbicara pada anak, sebelum tidur dibacakan cerita, menyanyikan lagu, berpuisi, ataupun bermain dengan mainan, ini bisa membantu menstimulasi pikiran anak untuk lebih berkembang. Tak hanya bisa membantu koneksi sel otaknya berkembang dengan semakin cepat juga kuat, seorang ibu juga akan membangun hubungan yang begitu mendalam dengan anak.

Kemampuan Anak 3 tahun Pertama

Anak tiga tahun sudah mulai menghadapi sebuah tantangan yang tentunya bisa bertahan selamanya, yaitu bisa menjadi mandiri. Dalam fase ini berlangsung lama sebertahun-tahun pada saat anak mencoba tugas-tugas yang lebih kompleks. dimulai dengan anak belajar mencuci dan juga berpakaian. Kemudian lama kelamaan berangsur-angsur anak mulai membuat keputusan sendiri. Dia menguji keterbatasan koordinasi gerak dan juga pemikirannya, jadi Anda akan menjumpai banyak letupan frustasi pada waktu ia terus mencoba tiap tugasnya yang baru. Namun, anak akan cepat menguasai tugas-tugasnya bila Anda dengan tenang memberikannya sedikit bantuan namun, tanpa harus mengambil alih. Keinginannya untuk menjadi mandiri menjadikan anak termotivasi guna mencoba segala hal itu sendiri.

Memiliki Teman

Seorang anak yang berusia tiga tahun sudah bisa menjalin pertemanan dan juga bermain dengan anak-anak yang lain. Dengan melalui tempat penitipan anak misalnya, atau dengan kerabat, dan juga teman, anak punya kontak yang rutin dengan kelompok anak yang seusianya. Serta mulai condong akan bergaul dengan anak-anak yang dia senangi. Anak akan membangun hubungan itu melewati kerja sama bersama dengan teman-teman yang sebayanya. Pada permainan dan juga kegiatan sederhana yang umumnya diatur oleh orang-orang dewasa yang berada di sekitarnya. Sebab, anak baru belajar cara berbagi, anak masih butuh diawasi supaya terhindar dari berebut mainan dan perlu diajarkan untuk bisa bergiliran.

Peran Orang Tua

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan seorang ibu dan pasangan untuk membantu merangsang pertumbuhan anak usia 3 tahun pertama ini. Terlepas dari selalu memberikannya lingkungan yang memang penuh perhatian dan juga rasa kasih sayang. Ini sangat penting dilakukan untuk memastikan anak anda akan mendapatkan nutrisi yang sangat penting, dan juga dengan cukup tidur dan juga cukup dalam beristirahat.

 

Kemampuan Dalam Perkembangan Bayi 11 Bulan Lebih

Pada umumnya pada perkembangan bayi 11 bulan lebih, anak Anda sudah dapat berdiri dan berjalan merambat dengan cara berpegangan pada meja ataupun pegangan kursi yang kuat menyangga berat badannya. Bayi usia ini juga sudah dapat mengangkat tubuhnya untuk berdiri dengan cara berpegangan. Selanjutnya lama kelamaan dia akan melepaskan pegangan dalam beberapa detik, kemudian dia akan jatuh terduduk sebab, keseimbangan pada bayi usia ini belum bisa sempurna. Perlahan namun pasti, saat ia sudah bisa berdiri sendiri, bayi akan berusaha berjalan beberapa langkah, dan akan terjatuh dan terduduk lagi. Biarkan saja seperti itu. Pada saat merasa sudah siap, dia akan berjalan dengan lancar tanpa harus sering terjatuh. Berikut perkembangan bayi 11 bulan lebih.

Lebih Mengetahui Fungsi Benda

Sebelum memasuki usia 11 bulan, bayi kerap tertarik meraih benda-benda yang ada di sekelilingnya. Tapi dia sama sekali belum tau tentang fungsinya. Seiring bertambahnya, anak mulai tau fungsi dari bermacam benda yang kerap dilihatnya. Tidak hanya sekedar diraih, namun dia ikut meletakkan benda-benda sesuai fungsinya. Misalnya, dia telah mulai tau fungsi dari kaos kaki dengan cara upaya memasukkan kakinya ke dalam kaus kaki itu. Walaupun tak selalu berakhir dengan cara sempurna, tapi paling tidak tahu jika letak benda itu adalah di kaki. Contoh yang lainnya, misalnya seperti menaruh telepon pada telinganya dan dia akan berbicara menggunakan bahasanya sendiri. Seakan-akan ia sedang berkomunikasi dengan telepon. Memakai topi pada kepalanya, anak juga mulai mengerti fungsi sendok. Anak juga menekan-nekan tombol remote control lalu mengarahkannya ke layar televisi. Ini juga menunjukkan jika anak tau akan fungsi benda.

Kemampuan Berjalan

Kemampuan berjalan bayi 1 dengan yang lain memang berbeda. Namun, biasanya bayi mulai masuk tahap berjalan dalam usia 11 bulan. Anak sudah mulai dapat mencecahkan kakinya dan tidak meminta bantuan orang dewasa supaya menuntunnya. Sesekali mungkin ia akan terjatuh, akan tetapi ia akan dapat mengangkat tubuhnya lagi untuk berdiri. Jika bayi Anda mulai bisa berjalan, maka Anda harus selalu berusaha untuk memantaunya. Anak belum dapat membedakan pijakan yang dirasa aman dan pijakan yang membahayakan untuk dilewati. Jika Anda hendak membelikan sepatu untuk anak, maka pilihlah sepatu yang punya kualitas kelenturan sol yang baik. Supaya kakinya tidak mudah lelah. Namun, anjuran yang terbaik ialah membiarkan anak Anda berjalan tanpa memakai alas kaki. Sebab, berjalan tanpa alas kaki bisa membantu proses penguatan dari telapak kaki, pergelangan, dan juga otot-otot kakinya agar lebih cepat dan juga bisa maksimal.

Kemampuan Membaca Naluri

Perkembangan bayi 11 bulan lebih biasanya sudah dapat membaca. Maksudnya disini bayi telah mengenal konsep membaca dengan naluri bayinya sendiri. Jika Anda hendak mengetahuinya, cobalah anda berikan buku dengan gambar dan juga huruf-huruf yang terlihat menarik. Anda akan menyaksikan ia akan meraih buku itu, membolak-balikkan halaman demi halamannya. Selain itu juga akan memperhatikan gambar serta tulisan yang tertera. Anak juga akan berekspresi seperti membaca. Meskipun Anda tidak tau kalimat yang diucapkannya, tapi seperti inilah pertanda bayi Anda mengenal kegiatan membaca.

Mengerti Isi Perintah

Bayi yang sudah menginjak usia 11 bulan lebih, mulai tau tentang isi dari larangan ataupun perintah yang Anda tujukan pada anak tersebut. Anak mulai tau tentang arti “jangan”, “tidak boleh”, “ayo” serta bentuk kata perintah yang lainnya. Jika Anda mengatakan “jangan” maka akan akan terlihat reaksinya guna menjauhi apa yang Anda larang ataupun yang menghentikan apa yang dia kerjakan.

Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Keatas Yang Harus Anda Tau

Sebagai orang tua harus selalu memperhatikan mengenai tumbuh dan kembang anak. Terutama perkembangan anak usia 4 tahun keatas. Pada umumnya sewaktu memasuki usia 4 tahun, anak anda umumnya penuh dengan energi, semakin banyak berbicara dan juga selalu punya rasa ingin tau. Pada umumnya mental dan juga emosional orangtua akan teruji pada masa sekarang ini. Sehingga di setiap harinya akan membuat suatu tantangan yang baru untuk Anda dan juga anak anda. Tiap anak berbeda dan apa yang dikerjakan saat usia 4 tahun ini mungkin sedikit berbeda dengan anak usia yang lainnya. Dia akan semakin lebih pengertian, serta memahami apa yang diinginkan oleh orang disekitarnya. Cobalah sesekali anda minta anak untuk menceritakan dongeng favoritnya, pasti dia akan bergaya dalm berceritanya.

Kemampuan Sosial

Perkembangan anak usia 4 tahun keatas dalam kemampuan sosialnya akan lebih memperlihatkan kemandirian. Misalnya sudah bisa menyikat gigi dan bisa berpakaian sendiri. Anak usia ini juga cenderung lebih banyak menuntut namun juga bersemangat pada saat diajak bekerjasama. Terkadang juga anak berperilaku dengan tidak sopan. Tapi, semakin Anda menampakkan reaksi emosi, maka semakin anak akan berperilaku buruk. Anak ingin disukai dan dia ingin menyenangkan teman-temanya, dan ingin punya teman dekat. Dalam usia ini, anak tahu dan juga mengerti mengenai hal sehari-hari. Misalnya seperti makanan, uang serta konsep waktu. Punya rasa kepemilikan, yang mana ia akan melihat segala sesuatu jadi miliknya. Anak juga punya rasa simpati serta rasa sedih saat orang atau apapun ada kondisi kesusahan atau kesedihan. Ini juga yang dia harapkan dari orang disekelilingnya saat berada pada situasi yang sama.

Kemampuan Motorik

Anak juga memiliki koordinasi serta keseimbangan seperti halnya orang dewasa. Dan juga punya kekuatan otot untuk melakukan aktivitas yang semakin menantang. Cenderung lebih aktif serta lebih menyukai gerakan-gerakan, seperti memanjat, jungkir balik, berayun, dan juga melompat. Perkembangan anak usia 4 tahun ke atas juga ditandai dengan gemar menulis, melukis, menirukan tingkah laku orang lain, melekatkan serta membangun sebuah struktur bangunan. Gambar tanganya biasanya menampakkan seluruh unsur penting seperti halnya mata, hidung serta mulut. Walaupun memang tidak sama persis dengan gambar orang.

Kemampuan Berbahasa

Dalam usia 4 tahun lebih, anak sudah dapat berhitung sampai dengan angka sepuluh atau bahkan lebih. Anak dapat menyebutkan paling tidak ada 4 macam warna. Anak juga tidak jarang mengucapkan kata makian yang kerap didengarnya dari orang yang ada di sekitarnya. Akan tetapi, yang lebih disukainya yaitu menyaksikan perubahan wajah Anda pada saat dia mengatakan katakan kata yang didengar dari lingkungan tersebut. Lebih baik, Anda jangan meresponnya dengan terlalu berlebihan. Namun anda harus menasehatinya dengan baik-baik.

Peran Orang Tua

Jangan mematahkan semangat saat anak melakukan semuanya sendiri, seperti makan atau memakai bajunya, walaupun pekerjaan yang dilakukan masih terlihar sangat lambat. Bantulah dia dengan cara perlahan. Pilihlah pakaian yang gampang dipakai, dan makanan yang tidak sulit untuk dimakan supaya bisa mengurangi rasa frustasinya. Tetaplah dampingi anak anda pada saat menyikat gigi, mandi, dan juga saat menyisir rambutnya.

Manfaatkan waktu sebagai orang tua untuk mengecek kembali apakah imunisasinya sudah sesuai dengan jadwal apa belum. Berjalan dengan kesenangannya pada waktu mengeksplorasi dunia luar, imunitas anak tetap harus dijaga agar tidak gampang terserang berbagai macam penyakit. Khususnya akibat terjadinya perubahan cuaca yang sangat drastis. Kebiasaan makan makanan yang sehat, seperti halnya rajin sarapan di setiap paginya akan membantu anak dalam menjaga daya tahan tubuhnya.

 

Inilah Perkembangan Bayi 3 Bulan Setengah Secara Normal

Bayi merupakan anugrah terindah yang telah dinanti nantikan oleh pasangan suami istri yang telah menikah. Pada waktu bulan-bulan awal sesudah kelahiran sang bayi adalah bulan-bulan yang begitu indah dan punya arti. Pada waktu bulan ketiga, bayi sudah bisa mulai aktif serta belajar banyak hal. Misalnya seperti mengenali serta membedakan wajah ibu dan juga wajah dari bapaknya. Perkembangan bayi 3 bulan setengah sungguh pesat dan bayi sudah mulai melihat lihat benda-benda yang ada di sekelilingnya. Kemudian mulai ingin menyentuh benda itu. Bayi di usia ini juga mulai lebih sadar di gerakanya serta gerak reflek bayi. Lalu kebiasaan tangan menggenggam sedikit demi sedikit sudah mulai hilang. Pada usia 3 bulan atau lebih bayi sudah dapat memandang dan melambaikan tangan meski sedikit dan tidak terarah.

Dalam fase perkembangan bayi 3 bulan, seorang bayi butuh diawasi lebih ketat. Sebab dia mulai memasukkan benda-benda yang telah diambilnya ke dalam area mulut. Dalam usianya yang 3 bulan, seorang bayi mulai gemar mendengarkan suara-suara asing dan khususnya suaranya sendiri. Dalam fase ini, benda mainan dari bayi sudah dapat diberikan. Dan sebaiknya dipilih benda mainan yang pembuatannya dari karet dengan bagian ujung yang tumpul. Pilihlah juga mainan yang tidak terdapat pewarna seperti halnya cat. Kemudian pilihlah mainan yang dapat bersuara guna melatih pendengaran pada telinga bayi. Untuk merangsang bayi supaya lebih aktif, maka mainan yang anda berikan bisa digantung diatas box tempat tidur bayi anda.

Perkembangan Bayi 3 Bulan Setengah

Dalam perkembangan bayi 3 bulan, maka anak anda dapat diperkenalkan pada dunia luar dengan membawanya berjalan-jalan pada sekitar rumah anda. Tak hanya itu saja, dianjurkan bayi juga diperdengarkan dengan lagu-lagu lyang embut yang dapat merangsang perkembangan organ otaknya. Pada saat usia 3 bulan, bayi telah belajar menggumam dengan menggunakan suara-suara seperti halnya P,B, dan M menjadi biasanya jadi gumamannya yang pertama. Biasanya seorang bayi dengan usia 3 bulan juga sudah mulai bisa menyebut ibu ataupun ayah walau masih tidak kurang terdengar jelas.

Bayi dengan usia 3 bulan sudah dapat diajak berkomunikasi. Sedangkan untuk cara bayi berkomunikasi yaitu dengan menggerak-gerakan bagian tanganya. Dia juga telah dapat mengekpresikan raut wajah gembira, sedih, dan juga tertawa. Bayi yang berusia 3 bulan akan meraih apa saja yang telah dikasihkan kepadanya. Disertai dengan tertawa senang sambil kakinya yang menendang-nendang. Dalam usia 3 bulan bayi sudah dapat menunggu ibunya memberikan apa yang bayi inginkan. selain itu bayi juga sudah mulai lebih jarang menangis apabila lapar dan biasanya hanya sekedar dengan merengek.

Saran Untuk Orang Tua dalam Merawat Bayi 3 Bulan Keatas

Menjadi orang tua, anda juga dianjurkan bisa untuk mengenali karakteristik emosional yang ada pada buah hati anda. Amatilah reaksi serta tingkah lakunya saat si kecil sedang marah, menangis dan juga sedang tertawa. Latihlah juga indra pendengaran bayi dengan cara memperdengarkan suara-suara tertentu. Anda juga bisa memperdengarkan lantunan ayat suci atau lagu yang lembut untuk merangsang otak.

Banyak orang yang melakukan pengamatan terhadap tumbuh kembang bayi dalam usia ini. Sedangkan hasilnya antara lain yaitu menunjukan jika saat usia 3 bulan bayi sudah mengenal berbagai macam bunyi. Khususnya suara dari orang tuanya. Dalam usia ini bayi juga senang untuk mendengarkan semua jenis musik. Tak hanya itu, ajarilah dia untuk melakukan gerakan-gerakan yang sederhana. Seperti melambaikan tangan atau mengacungkan tangan guna bersalaman. Orang tua juga bisa membawanya jalan-jalan disekitar rumah dan memperkenalkan lebih banyak dengan berbagai hal. Paling peting berrikan nutrisi anak yang cukup.

 

 

 

 

Perkembangan Anak 1 Tahun 2 Bulan Yang Normal

Pada usia ini, kemampuan komunikasi anak jadi lebih berkembang. Meskipun ia baru dapat mengucapkan beberapa patah kata saja, namun anak anda telah mengerti kata-kata yang diucapkan ibu atau ayah. Bahkan dia juga bisa mengikuti perintah sederhana. Dengan semakin berkembangnya kemampuan dari balita untuk memahami perkataan orang-orang yang ada di sekitarnya, Ayah dan ibu bayi pun dapat mulai mengajari anak anda tentang penerapan batasan dalam berperilaku. Hal ini merupakan langkah awal untuk mengajarkan kemampuan sosial serta melatih balita guna menghadapi emosinya. Perkembangan anak 1 tahun 2 bulan ini terdapat beberapa indikator yang sebaiknya kita pahami.

Kemampuan Motorik Kasar Anak 1 Tahun 2 Bulan

Bayi dalam usia yang sudah mulai besar ini sudah memiliki kemampuan untuk menegakkan bagian kepalanya dan juga memiringkan badannya sendiri.  Atau bayi bisa duduk dengan sendiri. Sesudah itu bangkit dan juga berdiri tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain. Di dalam masa rentang waktu ini bayi seharusnya sudah mulai dapat berjalan dengan dibantu atau dibimbing orang lain, misalnya dibantu oleh orang tuanya.

Kemampuan Motorik Halus

Untuk kemampuan anak yang ini bisa kita perhatikan melalui kemampuan bayi saat menggenggam barang ataupun benda yang dijangkaunya. Selanjutnya memasukkan benda ataupun barang yang telah dipegangnya untuk dimasukkan ke pada mulut anak tersebut. Ataupun kita dapat melihat bayi sudah mampu untuk memindahkan barang atau benda yang digenggamnya dari tangan yang satunya ke tangan yang lainnya. Tak hanya itu saja, bayi juga kerap menjatuhkan mainan ataupun benda. Yang kemudian berusaha untuk diambil lagi benda atau mainan yang telah dijatuhkannya tadi.

Kemampuan Kecerdasan Anak

Kecerdasan anak pada usia tersebut dapat kita ketahui dengan tingkah laku anaknya. Seperti misalnya bayi akan menangis pada waktu melihat orang yang baru dia lihat. Selain itu, anak yang cerdas telah mulai dapat mengikuti kata perintah yang sederhana. Contohnya waktu disuruh bertepuk tangan, maka si bayi akan langsung bertepuk tangan dan kata-kata perintah yang lainnya.

Kemampuan Komunikasi Pasif Usia 1 Tahun 2 Bulan

Kemampuan bayi pada usia tersebut dapat kita perhatikan dari tingkah laku bayi yang mulai berusaha untuk mencari sumber dari suara yang telah didengarnya. Tak hanya itu saja, seorang bayi berusia 1 tahun 2 bulan juga akan tengok kanan ataupun tengok kiri pada saat mendengar dipanggil namanya oleh orang lain. Kemampuan dalam komunikasi pasif ini dapat kita perhatikan juga dengan kemampuan bayi dalam merespon suara yang ada di sekitarnya dengan ekspresi yang terlihat berbeda. Bisa menggunakan ekspresi menangis ataupun dengan tertawa dan senyum.

Kesehatan Anak Usia 1 Tahun 2 Bulan

Selain punya kemampuan komunikasi, kemampuan gerak balita juga akan semakin bertambah. Oleh sebab itu, pada usia ini umumnya balita sudah dapat mulai berjalan dengan sendiri. Namun, jangan heran jika cara jalan balita masih sedikit terlihat sedikit aneh. Seperti halnya, beberapa balita memang cenderung berjalan dengan keadaan kaki berjinjit. Sedangkan pada balita lain ada yang suka berjalan dengan kaki mengarah ke luar atau mengarah ke dalam.

Keadaan yang lain yang terkadang terjadi dalam balita yaitu kaki yang terlihat melengkung (bowed leg). Dan sebagian besar persoalan ini pada umumnya akan menghilang dengan sendirinya, berjalan dengan bertambahnya usia anak anda. Namun, apabila seorang ibu merasa khawatir anaknya terdapat kelainan pada kaki dan cara berjalan anak anda, konsultasilah kepada ahli dokter anak. Ini merupakan solusi terbaik sebab kelainan pada kaki serta cara berjalan balita lebih baik mulai ditangani sedini mungkin.

Pertumbuhan Anak 1 Tahun dan Kebutuhan Nutrisi

Sebagai orangtua yang baik artinya tidak boleh melewatkan semua perkembangan dan juga pertumbuhan anak. Terutama perkembangan anak 1 tahun yang sedang terlihat lucu-lucunya. Sekarang dia sudah semakin tumbuh besar, lebih pintar serta lebih responsif jika diajak bermain dan juga berinteraksi oleh Anda. Dalam usia ini, seorang anak yang usia 11 bulan sudah tidak disebut bayi lagi. Dan telah menyandang predikat batita.

Banyak terjadi perubahan yang akan Anda hadapi, dimulai dari jam tidur anak yang mulai teratur, cara mereka dalam memainkan mainan, tangisan anak pada saat Anda pergi dan juga perubahan dari berat badan. Serta seiring dengan berjalannya waktu, Anda juga sebaiknya mulai memikirkan mainan anak usia 1 tahun serta makanan untuk anak usia 1 tahun yang bisa Anda mulai berikan pada sang buah hati Anda. Supaya pertumbuhan serta perkembangannya akan menjadi semakin optimal.

Pertumbuhan Anak 1 Tahun

Perkembangan yang pertama yang sebaiknya Anda perhatikan dari anak Anda yang sudah menginjak umur 1 tahun yaitu berat badannya. Dalam usia 1 tahun seorang anak seharusnya mencapai berat badan 3 kali dari berat badan saat lahirnya. Otak bayi Anda saat usia 1 tahun sudah mencapai 60% dari berat serta besar otak orang yang dewasa. Sesudah kenaikkan berat badan yang begitu pesat pada tahun pertama kehidupan, berat badan pada anak Anda akan menjadi melambat, apalagi sebab aktivitasnya yang semakin bertambah.

Kemampuan Motorik

Motorik ataupun kemampuan dalam bergerak anak Anda pun akan terjadi perkembangan yang sangat berarti. Perkembangan anak usia 1 tahun yang sebaiknya Anda perhatikan yaitu anak Anda telah dapat berdiri dengan sendirinya. Atau bahkan anak sudah bisa melangkahkan kakinya untuk yang pertama kalinya. Jika belum, teruslah dukung anak Anda supaya bisa melakukan kemampuan seperti ini.

Pertumbuhan anak 1 tahun lainnya yang sebaiknya Anda perhatikan yaitu anak Anda semestinya sudah bisa makan memakai jari-jemarinya sendiri. Dan bisa membantu orangtua saat orangtua memakaikan anak baju, dan bisa membolak-balik halaman buku. Anda sudah bisa melatih anak Anda memegang sendok dengan benar, pura-pura dalam mengangkat telepon serta bisa merapikan rambut sendiri. Walau belum bisa melakukannya dengan sempurna, dia telah mengerti tujuan dari pelatihan Anda.

Kebutuhan Nutrisi Anak 1 Tahun

Anda dapat mulai mencoba mengenalkan makanan padat seperti yang dikonsumsi oleh orang dewasa. Namun, makanan-makanan padat itu harus diberikan pada bentuk yang gampang dikunyah, ditelan, serta dicerna dalam sistem pencernaan anak Anda. Maka dari itu, potonglah makanan dengan ukuran kecil atau bila perlu dicincang halus. Anda bisa memberi makanan yang bervariasi untuk anak Anda.

Semakin banyak jenisnya, maka semakin baik juga untuk memenuhi keperluan nutrisi pada anak. Anda boleh memberikan Susu sapi dan madu anak saat anak telah berumur satu tahun ke atas. Tak hanya itu, jenis makanan lain bisa juga untuk diperkenalkan, seperti halnya olahan kacang, telur, olahan biji-bijian, dan juga ikan. Apabila keluarga punya riwayat alergi, Anda harus bisa memilih makanan yang tepat untuk anak Anda.

Anda bisa mencoba memberikan nasi merah. Nasi merah terdapat lebih banyak kandungan energi, vitamin B, protein, serta kandungan mineral dari pada nasi putih. Nasi dengan jenis ini juga mempunyai kandungan berupa karbohidrat kompleks yang bisa lebih lama diserap oleh tubuh. Jadi, kadar glukosa darah menjadi sumber energi telah siap pakai jadi lebih stabil.

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 11 Bulan

Di saat usia anak 11 bulan, ocehan anak anda semakin terdengar seperti halnya kata-kata yang memiliki makna. Dia juga mulai bisa merapikan mainannya dan juga menamakan benda-benda. Dalam perkembangan anak usia 11 bulan pada umumnya memang akan cenderung membutuhkan teman saat bermain dan juga saat belajar. Bayi dalam usia ini akan mulai belajar konsep untuk berbagi. Sebagai orang tua, peran sangatlah penting saat usia ini. Misalnya mulai menanamkan latihan berbagi dan juga toleransi dengan teman bayi yang lainnya. Anda dapat mengajaknya untuk berdiskusi serta memberikan pemahaman kepada bayi jika teman bayi anda juga hendak ikut bermain bersama bayi anda.

Di dalam perkembangan bayi 11 bulan bayi anda telah dapat mulai menyusun barang. Bahkan anak sudah dapat memisahkan barang-barangnya dengan barang kepunyaan kakak ataupun orang tuanya. Dalam usia ini anak bisa duduk tenang serta menunggu anda membacakan dongenga atau cerita. Bayi sudah begitu tertarik menyaksikan gambar dan bentuk. Berikut ini perkembangan dan pertumbuhan bayi 11 bulan.

Belajar Bicara

Ocehan anak anda akan semakin terdengar. Seorang Ibu dapat mendorong kemauan si Kecil agar semakin tertarik dalam berbicara serta membangun kemampuan berbahasa. Caranya dengan merespon kata-kata dari anaknya. Anak usia 11 bulan mungkin sudah dapat menirukan kata-kata dan juga mulai memahami perintah yang sederhana. Contohnya “Bawa ke sini mainannya.” Atau “Tolong ambilkan sapu itu.” Tegaskanlah perintah itu dengan memakai bahasa tubuh. Contohnya, dengan menunjuk pada benda yang Ibu maksud. Atau, selalu katakan pada anak anda , “Mana bibirmu?” kemudian tunjuklah bibir si Kecil. Anda juga perlu memberikan pujian si Kecil saat ia berhasil dalam berbicara. Dan dia akan menjawab dengan bahasa tubuh atau dengan caranya tersendiri. Contohnya, menggelengkan kepala jika akan mengatakan tidak.

Menamakan Benda-benda

Ketika seorang Ibu kerap mengajarkan nama-nama benda pada anak bayi, maka dia akan semakin cepat dan pandai berbicara. Ajaklah anak anda berbicara dengan sesering mungkin. Seperti, dengan menghitung jumlah anak tangga yang dinaiki, atau menyebutkan nama buah dan warna atau nama sayuran di supermarket. Bacakanlah buku cerita untuk anak anda serta tunjukkan nama dari gambar yang terdapat di buku itu. Atau, seorang Ibu dapat membiarkan anak untuk memilih. Misalnya dalam hal memakai baju merah atau biru. Biarkan dia memilih bermain bola atau mobil-mobilan. Meskipun belum mau menjawabnya dengan kata kata, tapi dia akan menjawab dengan tingkah lakunya.

Merapikan Mainan

Anak kecil sudah bisa diajak untuk merapikan mainannya. Walaupun sebenarnya ia belum mengerti maksud tujuan dari aktivitas itu. Para Ibu dapat membuatnya menjadi sebuah permainan, antara lain memasukkan benda pada wadahnya. Berikan anak anda mainan yang tidak begitu besar untuk dirapikan kembali. Tentu saja, si Kecil pastinya akan memerlukan seorang Ibu untuk mendampinginya.

Kemandirian

Pada usia 11 bulan ini bayi sudah dapat memakai tangan serta jemarinya lebih baik. Untuk itu, sebaiknya latihlah bayi untuk bisa memegang sendok dengan benar. Pada saat anda memakaikan baju pada anak, sudah dapat diajak bekerja sama dengan cara anak mau mengulurkan tangannya.

Agar anak bisa berkembang dan tumbuh dengan normal, orang tua harus selalu berperan untuk melatih perkembangan anak. Dan tentunya juga harus memenuhi kebutuhan nutrisinya baik makanan atau minuman. Supaya anak bisa tumbuh dan berkembang dengan normal dan bisa memiliki kecerdasan yang baik.