Bahaya Madu di Konsumsi Anak Usia di Bawah 1 tahun

Tadi pagi saya mengisi waktu luang dengan membaca sebuah majalah berjudul Sang Buah Hati yang saya dapatkan gratis saat menghadiri acara talkshow yang diadakan oleh Mothercare.  Di saat saya membaca artikel tentang nutrisi pada majalah tersebut yang berjudul “Manfaat dan Bahaya Madu”. Bagian headlines pada artikel tersebut mengatakan bahwa “Penelitian telah menyebutkan, jika di dalam kemungkinan besar mengandung spora botulisme yang dapat menyebabkan keracunan pada balita/ bayi”.

Informasi itu sebenarnya sudah saya ketahui sejak lama bahwa madu sangat bermanfaat untuk anak, namun pemberian madu sebaiknya untuk anak yang usianya di atas 1 tahun. Saat  saya konsultasi ke dokter anak lalu saya menanyakan apakah anak saya boleh atau tidak diberi madu yang saat itu umurnya belum satu tahun.  Kemudian dokter mengatakan jika sebaiknya anak jangan diberi madu dengan alasan yang mirip seperti headline artikel majalah diatas.

Namun kenapa hal ini menarik untuk saya? Karena di sekitar saya masih banyak orang yang memberikan madu kepada bayinya dimana bayinya tersebut belum berumur setahun. Kadang saya bertanya tanya kepada mereka “Apakah anda memberikan madu ke … (nama bayinya) sudah ditanyakan ke dokter terlebih dahulu? Karena se pengetahuan bayi yang belum berumur setahun belum boleh dikasih madu.

Pada pagi ini saya teringat kembali masalah percakapan tersebut karena membaca artikel di majalah. Ada hal menarik lainnya lagi yang diatakan pada artikel tersebut, ini penjelasan ilmiahnya. The American Academy of Pediatric menyarankan agar madu jangan diberikan untuk anak yang usianya masih di bawah 1 tahun atau 12 bulan. Jangankan madu yang asli baru dipanen, madu yang sudah dicampur ke makanan atau minuman juga sangat tidak direkomendasikan. Mengapa?

Penelitian telah menyebutkan jika di dalam madu kemungkinan besar mengandung spora botulisme yang dapat membuat keracunan pada balita. Kontaminasi spora botulisme sangat mungkin bisa terjadi di saat lebah melakukan tugasnya yaitu saat menyebarkan putik sari ke tanah dan menghisap sari bunga.

BATULISME

Risiko dapat semakin bertambah karena disebabkan madu yang tidak melewati proses pasteurisasi. Jenis spora ini memang biasanya terdapat pada madu, sayuran yang belum dicuci, dan tersebar di tanah juga di udara. Umumnya, bayi yang usianya di bawah 1 tahun belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna untuk melindungi dirinya. Sehingga mudah sekali terkena dampak dari botulimes ini. Dalam hal ini, bayi belum memiliki keseimbangan asam yang berfungsi untuk melawan dan menghancurkan seluruh bakteri atau racun yang masuk ke dalam sistem pencernaan.

Sumber lain yang juga saya baca disini mengatakan:

Menurut Dr.Arianti Widodo, SpA, bahwa Kandungan Clostridum Botulinum atau Botulinum Toxin yang ada pada madu memiliki efek yang bisa merusak tubuh anak di usia balita. Anak yang usianya masih di bawah satu tahun belum mempunyai kekuatan untuk merespon senyawa tersebut sehingga bisa membuat kejang otot, contohnya otot paru-paru.

“Lebih baik madu di konsumsi anak yang usianya sudah diatas satu tahun, karena sistem kekebalan tubuh yang mereka miliki lebih kuat daripada yang masih berumur di bawah satu tahun,” tutur Arianti,pada diskusi tumbuh anak ‘Family’s Day Out’, di Jakarta.

National Institutes of Health juga merekomendasikan untuk mengkonsumsi madu yang telah dipasteurisasikan guna menghindari efek buruk, terutama pada anak yang usianya satu tahun ke bawah karena dapat menyebabkan efek alergi yang sangat serius. Selain itu, Food Standards Agency (FSA) juga memberi peringatan bahwa madu bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak, sebab anak-anak usia di bawah satu tahun tidak memiliki kemampuan untuk melawan spora botulisme.

Vitamin dan Madu Pada Anak

Dari kecil kita pasti sudah terbiasa dengan istilah 4 sehat 5 sempurna, istilah yang menjelaskan kandungan gizi ideal pada manusia. Nah, disini kita akan membahas tentang vitamin yang menjadi salah satu unsur dari 4 sehat 5 sempurna, terutama vitamin pada anak. Vitamin merupakan suatu zat senyawa kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh.

Vitamin pada anak sangatlah penting, karena vitamin sendiri merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan anak – anak untuk menunjang tumbuh kembangnya secara maksimal. Kebutuhan vitamin dapat diperoleh dari makanan yang di konsumsi, seperti :

  1. Susu maupun produk susu

Jenis makanan ini mengandung berbagai jenis zat gizi seperti fosfor, vitamin D, kalsium, bahkan protein sekaligus.

  1. Buah dan sayuran berwarna hijau

Makanan tersebut merupakan sumber terbaik untuk vitamin, mineral, dan serat

  1. Makanan yang mengandung protein

Makanan jenis ini mengandung zat besi, protein, dan berbagai mineral dan vitamin lainnya.

Selain vitamin yang berasal dari makanan, ada juga suplemen atau multivitamin yang dibuat khusus untuk anak dengan bentuk yang lucu hingga warna dan rasa yang bervariasi. Suplemen atau multivitamin ini biasanya perlu diberikan kepada :

  1. Anak yang mengalami susah makan, terutama pada jenis makanan yang di konsumsi
  2. Anak yang asupan makanannya sangat rendah dalam satu hari.
  3. Anak – anak yang menderita asma, diare, dan beberapa kondisi kekurangan zat gizi lainnya. Hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk menentukan vitamin atau suplemen yang dibutuhkan oleh anak.
  4. Anak yang mengkonsumsi banyak makanan cepat saji dan makanan olahan.
  5. Anak – anak vegetarian  (kekurangan asupan zat besi), , contohnya susu. Bukan hanya susu tetapi juga anak – anak yang memiliki alergi makanan tertentu
  6. Anak – anak yang terlalu banyak mengkonsumsi soda.

vitamin dan madu.jpg

Madu Pada Anak

Selanjutnya, kita akan membahas tentang kandungan madu untuk anak. Madu memiliki kandungan yang tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, tapi juga madu bermanfaat untuk anak – anak. Tetapi  tetap tidak dianjurkan untuk balita dengan umur satu tahun ke bawah karena sistem pencernaannya yang belum bisa mencerna dengan baik.

Madu merupakan cairan yang dihasilkan oleh lebah dengan bentuk cairan kental dan rasa yang manis. berasal dari nektar bunga yang sedang mekar, yang kemudian di hisap dan di fermentasikan hingga menghasilkan madu. Jenis lebah yang bagus untuk menghasilkan madu yaitu Apis Dosarta atau lebah Asia.

Madu terbuat dari bahan alami sehingga madu tidak memiliki efek samping sama sekali dalam jangka panjang. Jaman dulu, para atlet Yunani juga mengkonsumsi madu ketika akan berolahraga karena madu dapat menjaga daya tahan tubuh dan energi yang optimal. Bahkan di beberapa negara seperti Mesir, Yunani, Roma, dan India madu juga banyak dimanfaatkan untuk pengobatan.

Nah, selain untuk asupan tubuh, madu memiliki beberapa kandungan yang bisa kita lihat di bawah ini :

  1. Fruktuosa,

Fruktuosa berfungsi membantu peran glukosa dalam jumlah kecil. Tetapi fruktuosa tidak boleh terlalu banyak karena akan memberatkan kerja organ hati.

  1. Glukosa

Glukosa berfungsi untuk menjadi perantara metabolisme sumber energi bagi sel – sel tubuh.

  1. Maltosa

Maltosa merupakan senyawa yang akan diubah menjadi glukosa oleh tubuh.

  1. Sukrosa

Sukrosa adalah gabungan dari glukosa dan fruktuosa.

  1. Madu mempunyai kandungan air yang banyak.
  2. Vitamin C.

Kelebihan dan Manfaat Madu untuk Balita

Sebenarnya madu belum diperbolehkan diberikan untuk bayi yang usianya belum 1 tahun pas. Tapi madu akan sangat rekomended untuk balita yang usianya sudah 1 tahun ke atas, karena khasiat dari madu yang utama yaitu mampu mengurangi batuk dan gangguan tidak bisa tidur pada malam hari, karena madu akan lebih manjur daripada menggunakan obat pereda batuk.

Kebanyakan obat batuk yang dijual secara bebas di apotek maupun resep asli dari dokter itu sebenarnya tidak selalu rekomended, tapi tidak dilarang juga untuk menggunakannya, karena dokterlah yang lebih tau kadar penyakit dan kebutuhan obat untuk balita.

Khasiat madu alami sebenarnya mempunyai antibakteri yang akan sangat dibutuhkan pada balita yang berusia lebih dari satu tahun, balita diperbolehkan mengkonsumsi madu agar sistem pencernaan tubuhnya berkembang baik.

Madu memiliki kandungan antioksidan yang berfungsi untuk penangkal radikal bebas yang bisa menjaga sel tubuh dari kerusakan. Ini hanya tips untuk ibu-ibu yang ingin mencari madu untuk mencarinya yang berwarna gelap madunya karena semakin gelap warna madu tersebut maka akan semakin tinggi juga kadar antioksidannya.

Manfaat Madu untuk balita yang sedang batuk

Balita memang sedang rawan rawannya terkena gejala penyakit, entah itu pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan pastinya batuk ini sendiri. Biasanya gejala tersebut disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti penyakit flu membuat balita akan susah tidur pada saat di malam hari.

Nah di sinilah madu berperan banyak untuk menetralisir gejala awal sebelum batuk melanda yaitu pilek dan sakit tenggorokan. Kenapa madu sangat ampuh untuk mengurangi gejala awal? Karena madu bisa mengalahkan kandungan dextromethorphan dan diphenhydramine yang biasanya ada pada obat batuk untuk menghilangkan batuk dan agar bisa tidur nyenyak saat malam hari.

manfaat madu untuk batuk anak balita

Balita biasanya pada resep dokter kebanyakan dianjurkan untuk minum madu 1-2 sendok teh setiap malam sebelum tidur agar tidurnya nyenyak dan akan terjaga karena efek dari madu tersebut.

Sebenarnya batuk juga memiliki kelebihan tersendiri, yaitu untuk membersihkan rongga pernapasan pada penderitanya, namun akan sangat lelah jika penderitanya mengalami gejala batuk yang tiada hentinya, dan akan sangat mengganggu juga jika terlalu sering batuk karena batuk juga menguras tenaga si penderitanya.

Maka madu yang akan mengistirahatkan batuk tersebut agar tidak muncul lagi saat malam hari, orang tua pastinya akan merasa kasihan jika melihat buah hatinya terkena gejala batuk terus terusan hingga malam hari dan juga pada saat jam istirahat orang tua juga akan merasa lelah untuk selalu menjaga buah hatinya untuk tidur dengan tenang.

Namun sebelum para orang tua menyuruh balitanya untuk mengkonsumsi madu, berdiskusilah terlebih dahulu kepada doktor anak karena jika ada salah mengenai madunya bisa saja madu palsu atau para orang tua terlalu banyak untuk menyuruh si balita ini mengkonsumsi madu.

Perlu untuk para orang tua ketahui bahwa balita itu masih rentan untuk terkena gejala flu, sakit tenggorokan, batuk, dan fase seperti itu sudah sangat sering sekali terjadi dan tidak hanya terjadi pada balita maupun anak-anak tetapi dewasa juga sama merasakannya.

Untuk para orang tua sebaiknya beri perhatian lebih kepada balita anda, makan 3 kali sehari, istirahatkan lah jika sekiranya balita sudah lelah, dan jangan lupa untuk selalu berikan suplemen tambahan contohnya seperti madu.

Cukup sekian pembahasan mengenai kelebihan dan manfaat madu untuk balita. Semoga bermanfaat untuk balita anda di rumah, jaga dan sayangi mereka agar selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit yang tidak diinginkan.

Manfaat Madu Bagi si Buah Hati

Sampai saat ini masyarakat Indonesia masih mempercayai dan menggunakan pengobatan tradisional yang cenderung lebih sederhana dibandingkan dengan obat-obat yang ada pada saat ini. Salah satunya Madu. Mereka menggunakan madu untuk dioles atau untuk dihirup, baik sebagai obat minuman atau sebagai penambah rasa pada makanan ataupun minuman.

manfaat madu untuk anak

Selain itu, madu memiliki manfaat lain bagi anak yang bisa didapatkan dengan mengkonsumsi madu secara rutin, berikut manfaatnya:

  • Membuat Luka Cepat Sembuh

anak lukaSelain untuk diminum dan sebagai penambah rasa pada makanan atau minuman, madu juga bisa membuat luka cepat sembuh, madu dapat dioleskan pada luka tubuh anak. Mengoleskan madu pada luka di tubuh anak akan mempercepat lukanya. Selai itu madu juga dapat mencegah timbulnya infeksi yang ditimbulkan pada luka di tubuh anak.

  • Meredakan Batuk dan Flu

anak flu batuk

Ketika buah hati anda terserang batuk, orangtua bisa memberikan anak madu dengan dosis 1 sendok makan madu sebelum anak tidur. Kandungan gula buah alami yang terdapat pada madu dapat membersihkan sistem pernapasan dari infeksi atau dahak penyebab batuk pada anak.

  • Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

pertumbuhan anakTumbuh kembang anak mengalami perubahan yang sangat pesat, untuk membuatnya siap dengan pertambahan dan tumbuh kembangnya, maka dari itu orang tua perlu memberikan madu pada anak untuk membantu proses pertumbuhan sel-sel jaringan tubuhnya menjadi lebih optimal. Berikan madu pada ana secara rutin dengan dosis 1 sendok makan sehari.

  • Menjadi Sumber Vitamin

vitamin pada maduBanyak vitamin yang terdapat dalam madu yang baik dan dibutuhkan oleh anak. Seperti D, K, B1, B2, B3, B5, urin acid, dan asam nikkotinat. Jika kita dapat memberikan madu pada anak berarti kita pun dapat memenuhi semua vitamin yang dibutuhkan anak untuk proses peresapan yang lebih cepat dibandingkan dengan makanan yang lainnya.

  • Menjadi Sumber Energi dan meningkatkan Imunitas

daya tahan tubuh anakMengonsumsii madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh pada anak, dan menambah energi. Gula alami yang terkandung dalam madu dapat menjadikan anak lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas dan kegiatannya, Madu mengandung vitamin kompleks dan zat besi yang berkontribusi kuat dalam perlindungan sistem daya tahan tubuh anak-anak.

  • Menyehatkan Sistem Pencernaan

anak doyan makanSi buah hati terkadang memasukkan benda-benda asing yang mereka kira adalah makanan, sehingga bakteri jahat yang terkandung dalam benda asing tersebut dapat masuk san bifidobacteria yang dapat melawan bakteri jahat yang masuk pada organ pencernaan (usus).

Khasiat yang didapatkan pada madu, yaitu: mampu menetralkan dan membersihkan sisitem pencernaan agar sistem metabolisme tubuh anak tidak terganggu. Jadi pemberian madu secara rutin untuk anak di mulai dari anak diatas 1 tahun itu baik.

Untuk para orangtua perlu diingat, bahwa pemberian madu anak dapat kita lakukan saat anak masih kecil, yaitu berusia 1 tahun ke atas. Karena, sistem pencernaan pada bayi di bawah 1 tahun masih belum sempurna seperti anak ataupun orang dewasa pada umumnya. Jika hal ini tetap dilakukan, maka bisa memicu reaksi alergi terutama pada madu.

Untuk mempermudah proses anak menyerap madu sebagai obat, orangtua dapat mencampurkannnya dengan air atau makan favorit si buah hati, anak akan memakannua, sehingga ia tidak menyadari bahwa yang ia makan adalah madu.

Perlu diingat dan digaris bawahi pemberian madu pada anak juga memiliki rentang waktu 2-3 jam sebelum anak makan, sehingga madu dapat diserap dengan baik oleh pencernaan si anak.

Manfaat Madu Syamil Untuk Anak 1 Tahun Keatas

Madu berkhasiat meningkatkan nafsu makan untuk anak yang susah makannya, dan bisa memperkuat kekebalan anak balita supaya tidak gampang sakit sekaligus bagus sekali untuk menambah berat badan dari anak balita. Madu Syamiltermasuk madu alami yang diracik dari dari bahan-bahan herbal yang khasiatnya untuk menjaga kesehatan keluarga. Madu alami yaitu zat yang begitu bermanfaat untuk kesehatan. Cairan manis yang asalnya dari lebah ini telah banyak dipercaya sejak jaman dulu. Mengingat sangat pentingnya madu untuk kesehatan keluarga, maka akan sangat baik bila kita selalu menjaga kesehatan keluarga dengan cara memberikan madu terbaik pada mereka.

Untuk madu terbaik yang bisa kita temui adalah Madu Syamil. Selain dibuat dengan madu pilihan, Syamil juga sudah diberi tambahan Sari kurma, Zaitun, Habbatussauda, Kalsium, Propolis, Curcuma, juga Vitamin C. Seperti kita tau, jika kandungan dalam zat-zat itu termasuk yang terbaik guna mengobati serta menjaga kesehatan. Kandungan madu yang ditambahkan bermacam komposisi yang begitu berkhasiat untuk kesehatan, membuat Madu Syamil begitu tepat sebagai penambah kesehatan keluarga. madu ini rasanya manis dan enak. Membuatnya semakin disenangi seluruh anggota keluarga.

Manfaat Madu Syamil Untuk Anak 1 Tahun Keatas

Madu syamil termasuk madu anak yang terdapat kandungan banyak zat gizi penting. Madu syamil untuk anak 1 tahun ke atas ini dibuat spesial bagi anak punya kandungan gizi cukup banyak baik untuk pertumbuhan atau perkembangan anak. Madu ini memang bermanfaat guna menambah stamina. Dan efektif guna mengobati penyakit. Selain itu juga bisa mencerdaskan otak pada anak. Dan yang paling penting dari madu syamil ini adalah dibuat dari 100% bahan alami yang dijamin aman. Jadi, kita tidak harus khawatir dengan efek sampingnya.

Madu Syamil Dates Honey bisa membantu mencerdaskan otak, sebab terdapat kandungan omega 3, 6 serta 9. Yang termasuk nutrisi bagi otak anak. Daya tahan tubuh pada anak juga bisa meningkat dengan minum madu anak ini. Madu Syamil Dates Honey juga bisa membantu meningkatkan daya imunitas pada tubuh anak. Kandungan dari sari kurma yang terdapat di madu syamil dates honey juga dipercaya bisa membantu pemulihan demam berdarah. Dengan minum madu anak ini, anka akan bisa mertambah nafsu makannya, yang didapat dari kandungan curcuma atau kandungan temulawak yang terdapat di madu syamil.

Kandungan Madu Syamil Untuk Anak 1 Tahun Keatas

Dengan kandungan habbatusauda dan zat yang ada pada madu ini, madu syamil bisa menurunkan demam panas tinggi. Syamil Dates honey yang telah produksi oleh mitra ihsan sejatera ini pun juga berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Ini termasuk manfaat madu dengan cara umum yang memang termasuk herbal yang terbaik guna mengatasi masalah pada pencernaan. Madu ini bisa membantu menyembuhkan pilek, batuk dan radang tenggorokan. Juga termasuk obat penurun panas yang baik. Sebab, kandungan habbatusaudanya dan juga dapat untuk mencegah terjadinya kejang-kejang. Lengkapnya nutrisi yang ada pada madu syamil dates honey ini juga bisa meningkatkan pertumbuhan otot dan juga pertumbuhan tulang.

Madu sangat kaya akan kandungan polifenol, jenis zat antioksidan yang bisa membantu melindungi sel sel dari kerusakan radikal bebas. Yang dapat memicu penyakit kanker serta memicu penyakit jantung. Madu Anak Syamil sudah diracik dengan cara khusus. Jadi begitu cocok untuk dikomsumsi oleh anak-anak, remaja atau dikonsumsi oleh orang dewasa. Dengan anak anda diberikan Madu Anak, maka secara tidak langsung anda sudah menyiapkan anak anda agar menjadi generasi yang cerdas, sehat dan kuat.