Bahaya Madu di Konsumsi Anak Usia di Bawah 1 tahun

Tadi pagi saya mengisi waktu luang dengan membaca sebuah majalah berjudul Sang Buah Hati yang saya dapatkan gratis saat menghadiri acara talkshow yang diadakan oleh Mothercare.  Di saat saya membaca artikel tentang nutrisi pada majalah tersebut yang berjudul “Manfaat dan Bahaya Madu”. Bagian headlines pada artikel tersebut mengatakan bahwa “Penelitian telah menyebutkan, jika di dalam kemungkinan besar mengandung spora botulisme yang dapat menyebabkan keracunan pada balita/ bayi”.

Informasi itu sebenarnya sudah saya ketahui sejak lama bahwa madu sangat bermanfaat untuk anak, namun pemberian madu sebaiknya untuk anak yang usianya di atas 1 tahun. Saat  saya konsultasi ke dokter anak lalu saya menanyakan apakah anak saya boleh atau tidak diberi madu yang saat itu umurnya belum satu tahun.  Kemudian dokter mengatakan jika sebaiknya anak jangan diberi madu dengan alasan yang mirip seperti headline artikel majalah diatas.

Namun kenapa hal ini menarik untuk saya? Karena di sekitar saya masih banyak orang yang memberikan madu kepada bayinya dimana bayinya tersebut belum berumur setahun. Kadang saya bertanya tanya kepada mereka “Apakah anda memberikan madu ke … (nama bayinya) sudah ditanyakan ke dokter terlebih dahulu? Karena se pengetahuan bayi yang belum berumur setahun belum boleh dikasih madu.

Pada pagi ini saya teringat kembali masalah percakapan tersebut karena membaca artikel di majalah. Ada hal menarik lainnya lagi yang diatakan pada artikel tersebut, ini penjelasan ilmiahnya. The American Academy of Pediatric menyarankan agar madu jangan diberikan untuk anak yang usianya masih di bawah 1 tahun atau 12 bulan. Jangankan madu yang asli baru dipanen, madu yang sudah dicampur ke makanan atau minuman juga sangat tidak direkomendasikan. Mengapa?

Penelitian telah menyebutkan jika di dalam madu kemungkinan besar mengandung spora botulisme yang dapat membuat keracunan pada balita. Kontaminasi spora botulisme sangat mungkin bisa terjadi di saat lebah melakukan tugasnya yaitu saat menyebarkan putik sari ke tanah dan menghisap sari bunga.

BATULISME

Risiko dapat semakin bertambah karena disebabkan madu yang tidak melewati proses pasteurisasi. Jenis spora ini memang biasanya terdapat pada madu, sayuran yang belum dicuci, dan tersebar di tanah juga di udara. Umumnya, bayi yang usianya di bawah 1 tahun belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna untuk melindungi dirinya. Sehingga mudah sekali terkena dampak dari botulimes ini. Dalam hal ini, bayi belum memiliki keseimbangan asam yang berfungsi untuk melawan dan menghancurkan seluruh bakteri atau racun yang masuk ke dalam sistem pencernaan.

Sumber lain yang juga saya baca disini mengatakan:

Menurut Dr.Arianti Widodo, SpA, bahwa Kandungan Clostridum Botulinum atau Botulinum Toxin yang ada pada madu memiliki efek yang bisa merusak tubuh anak di usia balita. Anak yang usianya masih di bawah satu tahun belum mempunyai kekuatan untuk merespon senyawa tersebut sehingga bisa membuat kejang otot, contohnya otot paru-paru.

“Lebih baik madu di konsumsi anak yang usianya sudah diatas satu tahun, karena sistem kekebalan tubuh yang mereka miliki lebih kuat daripada yang masih berumur di bawah satu tahun,” tutur Arianti,pada diskusi tumbuh anak ‘Family’s Day Out’, di Jakarta.

National Institutes of Health juga merekomendasikan untuk mengkonsumsi madu yang telah dipasteurisasikan guna menghindari efek buruk, terutama pada anak yang usianya satu tahun ke bawah karena dapat menyebabkan efek alergi yang sangat serius. Selain itu, Food Standards Agency (FSA) juga memberi peringatan bahwa madu bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak, sebab anak-anak usia di bawah satu tahun tidak memiliki kemampuan untuk melawan spora botulisme.

Vitamin dan Madu Pada Anak

Dari kecil kita pasti sudah terbiasa dengan istilah 4 sehat 5 sempurna, istilah yang menjelaskan kandungan gizi ideal pada manusia. Nah, disini kita akan membahas tentang vitamin yang menjadi salah satu unsur dari 4 sehat 5 sempurna, terutama vitamin pada anak. Vitamin merupakan suatu zat senyawa kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh.

Vitamin pada anak sangatlah penting, karena vitamin sendiri merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan anak – anak untuk menunjang tumbuh kembangnya secara maksimal. Kebutuhan vitamin dapat diperoleh dari makanan yang di konsumsi, seperti :

  1. Susu maupun produk susu

Jenis makanan ini mengandung berbagai jenis zat gizi seperti fosfor, vitamin D, kalsium, bahkan protein sekaligus.

  1. Buah dan sayuran berwarna hijau

Makanan tersebut merupakan sumber terbaik untuk vitamin, mineral, dan serat

  1. Makanan yang mengandung protein

Makanan jenis ini mengandung zat besi, protein, dan berbagai mineral dan vitamin lainnya.

Selain vitamin yang berasal dari makanan, ada juga suplemen atau multivitamin yang dibuat khusus untuk anak dengan bentuk yang lucu hingga warna dan rasa yang bervariasi. Suplemen atau multivitamin ini biasanya perlu diberikan kepada :

  1. Anak yang mengalami susah makan, terutama pada jenis makanan yang di konsumsi
  2. Anak yang asupan makanannya sangat rendah dalam satu hari.
  3. Anak – anak yang menderita asma, diare, dan beberapa kondisi kekurangan zat gizi lainnya. Hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk menentukan vitamin atau suplemen yang dibutuhkan oleh anak.
  4. Anak yang mengkonsumsi banyak makanan cepat saji dan makanan olahan.
  5. Anak – anak vegetarian  (kekurangan asupan zat besi), , contohnya susu. Bukan hanya susu tetapi juga anak – anak yang memiliki alergi makanan tertentu
  6. Anak – anak yang terlalu banyak mengkonsumsi soda.

vitamin dan madu.jpg

Madu Pada Anak

Selanjutnya, kita akan membahas tentang kandungan madu untuk anak. Madu memiliki kandungan yang tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, tapi juga madu bermanfaat untuk anak – anak. Tetapi  tetap tidak dianjurkan untuk balita dengan umur satu tahun ke bawah karena sistem pencernaannya yang belum bisa mencerna dengan baik.

Madu merupakan cairan yang dihasilkan oleh lebah dengan bentuk cairan kental dan rasa yang manis. berasal dari nektar bunga yang sedang mekar, yang kemudian di hisap dan di fermentasikan hingga menghasilkan madu. Jenis lebah yang bagus untuk menghasilkan madu yaitu Apis Dosarta atau lebah Asia.

Madu terbuat dari bahan alami sehingga madu tidak memiliki efek samping sama sekali dalam jangka panjang. Jaman dulu, para atlet Yunani juga mengkonsumsi madu ketika akan berolahraga karena madu dapat menjaga daya tahan tubuh dan energi yang optimal. Bahkan di beberapa negara seperti Mesir, Yunani, Roma, dan India madu juga banyak dimanfaatkan untuk pengobatan.

Nah, selain untuk asupan tubuh, madu memiliki beberapa kandungan yang bisa kita lihat di bawah ini :

  1. Fruktuosa,

Fruktuosa berfungsi membantu peran glukosa dalam jumlah kecil. Tetapi fruktuosa tidak boleh terlalu banyak karena akan memberatkan kerja organ hati.

  1. Glukosa

Glukosa berfungsi untuk menjadi perantara metabolisme sumber energi bagi sel – sel tubuh.

  1. Maltosa

Maltosa merupakan senyawa yang akan diubah menjadi glukosa oleh tubuh.

  1. Sukrosa

Sukrosa adalah gabungan dari glukosa dan fruktuosa.

  1. Madu mempunyai kandungan air yang banyak.
  2. Vitamin C.

Kelebihan dan Manfaat Madu untuk Balita

Sebenarnya madu belum diperbolehkan diberikan untuk bayi yang usianya belum 1 tahun pas. Tapi madu akan sangat rekomended untuk balita yang usianya sudah 1 tahun ke atas, karena khasiat dari madu yang utama yaitu mampu mengurangi batuk dan gangguan tidak bisa tidur pada malam hari, karena madu akan lebih manjur daripada menggunakan obat pereda batuk.

Kebanyakan obat batuk yang dijual secara bebas di apotek maupun resep asli dari dokter itu sebenarnya tidak selalu rekomended, tapi tidak dilarang juga untuk menggunakannya, karena dokterlah yang lebih tau kadar penyakit dan kebutuhan obat untuk balita.

Khasiat madu alami sebenarnya mempunyai antibakteri yang akan sangat dibutuhkan pada balita yang berusia lebih dari satu tahun, balita diperbolehkan mengkonsumsi madu agar sistem pencernaan tubuhnya berkembang baik.

Madu memiliki kandungan antioksidan yang berfungsi untuk penangkal radikal bebas yang bisa menjaga sel tubuh dari kerusakan. Ini hanya tips untuk ibu-ibu yang ingin mencari madu untuk mencarinya yang berwarna gelap madunya karena semakin gelap warna madu tersebut maka akan semakin tinggi juga kadar antioksidannya.

Manfaat Madu untuk balita yang sedang batuk

Balita memang sedang rawan rawannya terkena gejala penyakit, entah itu pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan pastinya batuk ini sendiri. Biasanya gejala tersebut disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti penyakit flu membuat balita akan susah tidur pada saat di malam hari.

Nah di sinilah madu berperan banyak untuk menetralisir gejala awal sebelum batuk melanda yaitu pilek dan sakit tenggorokan. Kenapa madu sangat ampuh untuk mengurangi gejala awal? Karena madu bisa mengalahkan kandungan dextromethorphan dan diphenhydramine yang biasanya ada pada obat batuk untuk menghilangkan batuk dan agar bisa tidur nyenyak saat malam hari.

manfaat madu untuk batuk anak balita

Balita biasanya pada resep dokter kebanyakan dianjurkan untuk minum madu 1-2 sendok teh setiap malam sebelum tidur agar tidurnya nyenyak dan akan terjaga karena efek dari madu tersebut.

Sebenarnya batuk juga memiliki kelebihan tersendiri, yaitu untuk membersihkan rongga pernapasan pada penderitanya, namun akan sangat lelah jika penderitanya mengalami gejala batuk yang tiada hentinya, dan akan sangat mengganggu juga jika terlalu sering batuk karena batuk juga menguras tenaga si penderitanya.

Maka madu yang akan mengistirahatkan batuk tersebut agar tidak muncul lagi saat malam hari, orang tua pastinya akan merasa kasihan jika melihat buah hatinya terkena gejala batuk terus terusan hingga malam hari dan juga pada saat jam istirahat orang tua juga akan merasa lelah untuk selalu menjaga buah hatinya untuk tidur dengan tenang.

Namun sebelum para orang tua menyuruh balitanya untuk mengkonsumsi madu, berdiskusilah terlebih dahulu kepada doktor anak karena jika ada salah mengenai madunya bisa saja madu palsu atau para orang tua terlalu banyak untuk menyuruh si balita ini mengkonsumsi madu.

Perlu untuk para orang tua ketahui bahwa balita itu masih rentan untuk terkena gejala flu, sakit tenggorokan, batuk, dan fase seperti itu sudah sangat sering sekali terjadi dan tidak hanya terjadi pada balita maupun anak-anak tetapi dewasa juga sama merasakannya.

Untuk para orang tua sebaiknya beri perhatian lebih kepada balita anda, makan 3 kali sehari, istirahatkan lah jika sekiranya balita sudah lelah, dan jangan lupa untuk selalu berikan suplemen tambahan contohnya seperti madu.

Cukup sekian pembahasan mengenai kelebihan dan manfaat madu untuk balita. Semoga bermanfaat untuk balita anda di rumah, jaga dan sayangi mereka agar selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit yang tidak diinginkan.

Manfaat Madu Bagi si Buah Hati

Sampai saat ini masyarakat Indonesia masih mempercayai dan menggunakan pengobatan tradisional yang cenderung lebih sederhana dibandingkan dengan obat-obat yang ada pada saat ini. Salah satunya Madu. Mereka menggunakan madu untuk dioles atau untuk dihirup, baik sebagai obat minuman atau sebagai penambah rasa pada makanan ataupun minuman.

manfaat madu untuk anak

Selain itu, madu memiliki manfaat lain bagi anak yang bisa didapatkan dengan mengkonsumsi madu secara rutin, berikut manfaatnya:

  • Membuat Luka Cepat Sembuh

anak lukaSelain untuk diminum dan sebagai penambah rasa pada makanan atau minuman, madu juga bisa membuat luka cepat sembuh, madu dapat dioleskan pada luka tubuh anak. Mengoleskan madu pada luka di tubuh anak akan mempercepat lukanya. Selai itu madu juga dapat mencegah timbulnya infeksi yang ditimbulkan pada luka di tubuh anak.

  • Meredakan Batuk dan Flu

anak flu batuk

Ketika buah hati anda terserang batuk, orangtua bisa memberikan anak madu dengan dosis 1 sendok makan madu sebelum anak tidur. Kandungan gula buah alami yang terdapat pada madu dapat membersihkan sistem pernapasan dari infeksi atau dahak penyebab batuk pada anak.

  • Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

pertumbuhan anakTumbuh kembang anak mengalami perubahan yang sangat pesat, untuk membuatnya siap dengan pertambahan dan tumbuh kembangnya, maka dari itu orang tua perlu memberikan madu pada anak untuk membantu proses pertumbuhan sel-sel jaringan tubuhnya menjadi lebih optimal. Berikan madu pada ana secara rutin dengan dosis 1 sendok makan sehari.

  • Menjadi Sumber Vitamin

vitamin pada maduBanyak vitamin yang terdapat dalam madu yang baik dan dibutuhkan oleh anak. Seperti D, K, B1, B2, B3, B5, urin acid, dan asam nikkotinat. Jika kita dapat memberikan madu pada anak berarti kita pun dapat memenuhi semua vitamin yang dibutuhkan anak untuk proses peresapan yang lebih cepat dibandingkan dengan makanan yang lainnya.

  • Menjadi Sumber Energi dan meningkatkan Imunitas

daya tahan tubuh anakMengonsumsii madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh pada anak, dan menambah energi. Gula alami yang terkandung dalam madu dapat menjadikan anak lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas dan kegiatannya, Madu mengandung vitamin kompleks dan zat besi yang berkontribusi kuat dalam perlindungan sistem daya tahan tubuh anak-anak.

  • Menyehatkan Sistem Pencernaan

anak doyan makanSi buah hati terkadang memasukkan benda-benda asing yang mereka kira adalah makanan, sehingga bakteri jahat yang terkandung dalam benda asing tersebut dapat masuk san bifidobacteria yang dapat melawan bakteri jahat yang masuk pada organ pencernaan (usus).

Khasiat yang didapatkan pada madu, yaitu: mampu menetralkan dan membersihkan sisitem pencernaan agar sistem metabolisme tubuh anak tidak terganggu. Jadi pemberian madu secara rutin untuk anak di mulai dari anak diatas 1 tahun itu baik.

Untuk para orangtua perlu diingat, bahwa pemberian madu anak dapat kita lakukan saat anak masih kecil, yaitu berusia 1 tahun ke atas. Karena, sistem pencernaan pada bayi di bawah 1 tahun masih belum sempurna seperti anak ataupun orang dewasa pada umumnya. Jika hal ini tetap dilakukan, maka bisa memicu reaksi alergi terutama pada madu.

Untuk mempermudah proses anak menyerap madu sebagai obat, orangtua dapat mencampurkannnya dengan air atau makan favorit si buah hati, anak akan memakannua, sehingga ia tidak menyadari bahwa yang ia makan adalah madu.

Perlu diingat dan digaris bawahi pemberian madu pada anak juga memiliki rentang waktu 2-3 jam sebelum anak makan, sehingga madu dapat diserap dengan baik oleh pencernaan si anak.

Pentingnya Perawatan Kesehatan Anak Balita

untuk para orang tua, menjaga kesehatan balita atau bayi mereka termasuk suatu hal yang harus dilakukan. Semua orang tua pastinya akan senang bila melihat buah hatinya tumbuh berkembang dengan sehat dan tidak mengalami sakit-sakitan. Apabila suatu saat sang buah hati menderita sakit, tentu saja orang tua akan merasa susah atau bersedih. Mereka akan langsung membawa anak mereka pada dokter guna mengetahui jenis penyakit serta langkah penyembuhannya.

Salah satu usaha untuk mengurangi angka kesakitan serta kematian anak balita yaitu dengan melakukan pemeliharaan kesehatannya. Perawatan kesehatan anak balita pastinya harus diperhatikan dengan sangatlah baik oleh semua orang tua. Dengan terdapatnya dampak positif terhadap perawatan anak balita, maka terdapat juga banyak dampak yang baik pula yang terjadi dalam tubuh seorang balita. Guna mengetahui hal apa saja yang amat penting pada perawatan kesehatan itu, diperlukan pengetahuan yang jelas pada hal-hal penting yang sangat erat kaitannya dengan keperluan balita.

Nutrisi dan makanan anak

Nutrisi ini merupakan hal yang begitu diperhatikan oleh para orang tua. Tidak heran, apabila banyak orang tua yang rela mengeluarkan banyak biaya dan melakukan banyak sekali hal hanya untuk mendapatkan anak yang memiliki nafsu makan yang begitu besar. Sebab, pertumbuhan seorang anak tergantung dalam nutrisi yang orang tua berikan pada anak. Berbagai nutrisi yang begitu baik tentu saja yaitu buah-buahan, sayuran, makanan berprotein, dan juga makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks.

Kecerdasan anak

Selain dari pertumbuhan fisik, maka hal penting lainnya yang sebaiknya diperhatikan dengan baik yaitu kecerdasan anak. Pertumbuhan fisik memanglah sangat penting, akan tetapi perkembangan kecerdasan anak juga sangatlah penting. Terdapat dua kunci yang sebaiknya dilakukan oleh para orang tua pada rangka meningkatkan kecerdasan otak dari anak balita. Pertama, Anda sebaiknya memberikan asupan makanan yang cukup seperti ikan salmon, dan juga ikan cod. Kedua makanan itu banyak mengandung omega-3 yang pastinya begitu penting dalam rangka meningkatkan kecerdasan pada otak anak Anda. Selanjutnya, aktivitas dari anak balita misalnya permainan. Selanjutnya aktivitas motorik lain juga sebaiknya selalu dilakukan oleh para orang tua. Berbekal dengan kedua hal itu, maka anak dapat memperoleh kecerdasan yang seimbang antara otak bagian kanan dan otak bagian kiri.

Psikologi anak

Seorang anak yang masih berusia balita juga harus diperhatikan dengan sungguh sungguh mengenai pertumbuhan mentalnya. Anda sebagai orang tua harus mengenal anak Anda dengan keseluruhannya dan selanjutnya akan mendapatkan banyak informasi tentang kondisi psikologi sebenarnya pada sang anak. Konsultasikanlah kepada dokter anak dan selanjutnya ketahuilah dengan cepat bagaimana cara penanganan anak Anda dengan cara yang tepat. Tidak jarang, jika banyak para orang tua yang tau namun terlambat tentang kondisi mental anak. Sebab perawatan kesehatan anak balita yang dilakukan oleh orang tua salah.

Untuk itu anda sebagai orang tua harus bisa merawat anak anda yang masih balita dengan sebaik-baiknya. Apabila pola makan anak anda sudah bagus, maka untuk pemberian vitamin kepada anak usia balita tidak terlalu diperlukan. Dan apabila anda hendak memberikan vitamin kepada anak anda yang balita, maka berikanlah sesuai dengan kebutuhan anak dan tentunya harus sesuai dengan petunjuk dokter anak. Misalnya saja, anda bisa memberikan vitamin penambah nafsu makan atau memberikan madu anak dan vitamin penambah zat besi, dsb.

Madu Anak Yang Paling Bagus Untuk Perkembangan Anak

Banyaknya jumlah merk dari madu kadang membuat kita bingung untuk memilih mana madu yang bermanfaat baik sehingga selain berkhasiat juga bisa aman untuk di konsumsi. Manfaat madu untuk kesehatan memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Banyak sekali manfaat dari madu ini khususnya untuk anak. Madu dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit ringan serta untuk membantu sistem metabolisme tubuh anak. Madu merupakan cairan seperti halnya sirup yang punya sifat kental dan juga manis. Manfaat dari madu untuk anak juga bisa dirasakan antara lain adalah menambah nafsu makan.

Madu memang baik untuk pencernaan anak. Kadang anak kita pegang makanan dengan keadaan tangan si anak kotor dan tidak higienis. Dan taj jarang juga makanan yang jatuh ke lantai oleh anak anak diambil dan di makan lagi. Padahal makanan itu sudah tentu banyak mengandung kuman dan juga bakteri. Sampai anak kita sering mengalami gangguan pencernaan. Hal ini bisa Bunda atasi dengan memberikan madu untuk anak kita. Kandungan yang ada pada beberapa macam madu ternyata terdapat bakteri yang ramah. Antara lain yaitu laktobasilus serta bifidobacteria. Bakteri ini bekerja untuk pemusnah bakteri jahat pada dalam usus. Berikut ini madu anak yang paling bagus.

Madu Anak Vitabumin

Madu paling bagus untuk anak yaitu Madu Albumin Anak Vitabumin. Yang merupakan suplemen untuk anak usia 1 sampai 12 tahun. Tentunya terdiri dari formula Madu, Protein Albumin, dan juga ditambahkan dengan temulawak serta pegagan yang terbukti empiris mengotimalkan proses dalam tumbuh kembang anak. Seorang anak dinilai normal jika mempunyai pertumbuhan serta perkembangan. Lalu untuk berat serta tinggi badannya normal sesuai dengan fase pertumbuhan. Dan juga sesuai perkembangan fungsi pematangan organ yang terkait. Misalnya hubungan anak dengan lingkungan yang sesuai dengan parameter dari perkembangan anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan yaitu faktor makanan/suplemen. Madu Albumin Anak Vitabumin ini telah menawarkan solusi sebagai kebutuhan nutrisi tumbuh kembang anak.

Madu Syamil

Madu Syamil ini juga bagus diminum untuk anak. Kelebihan herbal dari pada obat atau antibiotik yaitu cara kerja yang dibangun dengan membangun imunitas dari bagian dalam tubuh. Keunggulan madu anak syamil yaitu madu yang dikhususkan diformulasikan bagi Anak dan dengan terdapat kandungan terlengkap dari pada madu anak yang lainnya. Terdapat beberapa tambahan antara lain adalah Propolis, Sari Kurma, Zaitun, Curcuma, Habbatussauda, serta Vitamin C + Omega 3, 6 & 9. Tak hanya itu, rasa madu ini juga enak. Dan menjadikan anak anak suka serta mau meminumnya kembali. Manfaat madu anak Syamil yaitu adalah mencerdaskan otak. Bisa juga meningkatkan stamina dan juga daya tahan tubuh. Dan membantu pemulihan DBD, menambah nafsu makan pada anak. Madu Syamil juga dapat menurunkan demam panas tinggi pada anak, melancarkan pencernaan, membantu menyembuhkan radang tenggorokan, batuk, dan juga pilek. Bisa juga mencegah kejang-kejang dan juga bisa meningkatkan pertumbuhan otot dan juga tulang.

Madurasa Murni

Madu yang bagus untuk anak berikutnya adalah Madurasa. Madurasa ini sekarang dapat kita jumpai pada bentuk kemasan botol yang sejak dulunya di kenal dengan madu terbaik di dalam hal pengemasan. Madu anak ini di olah dengan tanpa adanya pemanasan sehingga membuat kualitasnya tetap terjaga. Madurasa ini memiliki aroma yang usangat nik dan juga rasa yang begitu alami.

Manfaat madu dapat memberikan tambahan energi. Apabila tubuh merasa lelah sebab pekerjaan yang begitu menguras tenaga, saat waktu istirahat minumlah dengan secangkir teh madu tanpa menggunakan gula. Madu termasuk penyuplai energi tambahan sebab di dalamnya ada kandungan karbohidrat yang begitu banyak. Tubuh akan semakin lebih kebal pada infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit jika setiap harinya Anda memberi nutrisi yang cukup.

Perkembangan Anak 3 Tahun Pertama dan Peran Orang Tua

Berkembang merupakan suatu proses yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Seriap manusia di dunia ini pasti pernah mengalaminya. Perkembangan dalam manusia itu sifatnya maju. Berarti tidak bisa untuk di putarbalikkan. Manusia awalnya tumbuh dari bayi, berkembang jadi kanak-kanak, remaja, dewasa, lansia, dan pada akhirnya akan meninggal. manusia akan mengalami perkembangan saat berada di dalam kandungan hingga sampai pada kematian. Salah satu dari aspek perkembangan yang terpenting pada manusia yaitu perkembangan anak 3 tahun pertama.

3 tahun pertama dalam kehidupan anak Kecil yaitu periode yang mana terjadi pertumbuhan serta perkembangan yang sangat pesat. Pada waktu si Kecil lahir, berat otaknya mungkin hanya sekitar 25% dari berat otak orang yang sudah dewasa. Namun, hingga sampai usia 3 tahun, otak seorang anak akan berkembang secara pesat serta akan memproduksi milyaran sel otak serta koneksi antara sel-sel otak, lewat sinapsis otak. Sel-sel otak itu memerlukan koneksi seperti jalan tol yg bisa menghubungkan antar sel otak. pada saat si Kecil belajar dari menerima stimulus, jalan tol itu terbentuk akan menjadi bertambah kuat saat kerap dilatih. Semakin bertambah banyak koneksi sel-sel otak yang diperlukan terjadi, maka akan semakin cepat juga proses belajar yang terjadi.

Lakukan Stimulasi untuk Mendukung Koneksi Sel Otaknya

Terdapat banyak cara yang dapat ibu lakukan guna membantu sel-sel otak anak terhubung dengan cepat. Kegiatan yang sederhana misalnya berbicara pada anak, sebelum tidur dibacakan cerita, menyanyikan lagu, berpuisi, ataupun bermain dengan mainan, ini bisa membantu menstimulasi pikiran anak untuk lebih berkembang. Tak hanya bisa membantu koneksi sel otaknya berkembang dengan semakin cepat juga kuat, seorang ibu juga akan membangun hubungan yang begitu mendalam dengan anak.

Kemampuan Anak 3 tahun Pertama

Anak tiga tahun sudah mulai menghadapi sebuah tantangan yang tentunya bisa bertahan selamanya, yaitu bisa menjadi mandiri. Dalam fase ini berlangsung lama sebertahun-tahun pada saat anak mencoba tugas-tugas yang lebih kompleks. dimulai dengan anak belajar mencuci dan juga berpakaian. Kemudian lama kelamaan berangsur-angsur anak mulai membuat keputusan sendiri. Dia menguji keterbatasan koordinasi gerak dan juga pemikirannya, jadi Anda akan menjumpai banyak letupan frustasi pada waktu ia terus mencoba tiap tugasnya yang baru. Namun, anak akan cepat menguasai tugas-tugasnya bila Anda dengan tenang memberikannya sedikit bantuan namun, tanpa harus mengambil alih. Keinginannya untuk menjadi mandiri menjadikan anak termotivasi guna mencoba segala hal itu sendiri.

Memiliki Teman

Seorang anak yang berusia tiga tahun sudah bisa menjalin pertemanan dan juga bermain dengan anak-anak yang lain. Dengan melalui tempat penitipan anak misalnya, atau dengan kerabat, dan juga teman, anak punya kontak yang rutin dengan kelompok anak yang seusianya. Serta mulai condong akan bergaul dengan anak-anak yang dia senangi. Anak akan membangun hubungan itu melewati kerja sama bersama dengan teman-teman yang sebayanya. Pada permainan dan juga kegiatan sederhana yang umumnya diatur oleh orang-orang dewasa yang berada di sekitarnya. Sebab, anak baru belajar cara berbagi, anak masih butuh diawasi supaya terhindar dari berebut mainan dan perlu diajarkan untuk bisa bergiliran.

Peran Orang Tua

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan seorang ibu dan pasangan untuk membantu merangsang pertumbuhan anak usia 3 tahun pertama ini. Terlepas dari selalu memberikannya lingkungan yang memang penuh perhatian dan juga rasa kasih sayang. Ini sangat penting dilakukan untuk memastikan anak anda akan mendapatkan nutrisi yang sangat penting, dan juga dengan cukup tidur dan juga cukup dalam beristirahat.